Saturday, June 21, 2014

CUPU KYAI PANJOLO





Cupu Kyai Panjolo dipercayai masyarakat mampu meramal perkembangan situasi di Indonesia. Dilaksanakan setiap malam Selasa Kliwon pada bulan Syawal pukul 01.15 s.d 04.00. Yang dipimpin oleh Dw
ijo Sumarto.
Cupu Panjolo yang diletakkan dalam peti kayu tertutup ukuran lebar 35 centimeter, panjang 20 centimeter dan tinggi 15 centimeter yang dibungkus kain kafan, besarnya hampir sama sekarung beras 50 kilogram, meski hanya berujud tiga buah guci masing-masing berukuran sekitar sekepal tangan orang dewasa.
Saat dibuka, lembar demi lembar kain kafan itu akan muncul noda berwarna cokelat yang jika dicermati akan membentuk gambar maupun angka-angka. Gambaran inilah yang konon dipercaya warga sebagai ramalan yang akan terjadi pada negeri ini pada setahun  yang akan datang.

http://www.majalahburungpas.com/userfiles/images/media/cupu-panjolo-1-piring.jpg
Gambar. Piring berisikan nasi dan ingkung ayam

Sekitar jam 22.00 WIB  mengumpulkan nasi dan ingkung ayam di depan Cupu panjolo yang ada di kamar dan masih tertutup rapat kain putih. Usai ubo rampe di siapkan ingkung ayam siap saji di keluarkan untuk di makan namun dengan terlebih dahulu di bagi –bagi di dalam piring lengkap dengan nasi, toge, bijih lamtoro dan suwiran ikan jawa atau semula ingkung ayam tersebut.
Prosesi selanjutnya sambil menunggu acara puncak yakni pembukaan Cupu panjolo, juru kunci dan panitia yang berpakaian adat Jawa berblangkon memakai keris dan atribut lainnya.
Terpantau tepat jam 01.20 menit Cupu panjolo yang berbungkus kain mori/kain putih dapat dimulai dibuka.
http://www.majalahburungpas.com/userfiles/images/media/a-cupu-lagi.jpg
Gambar. Peristiwa dibukanya Cupu Kyai Panjolo

No comments:

Post a Comment

PERSPEKTIF PANCASILA DALAM KAJIAN DINAMIKA POLITIK DI INDONESIA

PERSPEKTIF PANCASILA DALAM KAJIAN DINAMIKA POLITIK DI INDONESIA Oleh : Salvika Janti Lestari [*] ) Perspektif Pancasil...