Wednesday, March 26, 2014

Contoh Proposal Usaha Jilbab (Ditulis Oleh Annisa Afrelia P)

PROPOSAL USAHA
SKALA KECIL
“ANNISA VEIL”







DISUSUN OLEH :
Nama         :  Annisa Afrelia P
No.Absen   : 04-05-101-127
Kelas         : XII AK 1




SMK NEGERI 1 WONOSARI
Jalan Veteran Wonosari Gunungkidul

2013/2014

HALAMAN PENGESAHAN


PROPOSAL USAHA SKALA KECIL
PENJUALAN JILBAB DAN AKSESORIS


Disusun Oleh :

                                                    Nama         : Annisa Afrelia P
                                                    No. Ujian   : 04-05-101-127
Kelas          : XII AK 1

TELAH DISAHKAN DAN DISETUJUI OLEH :
TANGGAL :                              2014


GURU MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN





Bp. Bambang Sudaryono, S.Pd.                                          Ibu Onik Kartikaningsih
  NIP. 1956077 198602 1 004                                            NIP. 19641005 1990 03 2 005



Kepala SMK N 1 Wonosari





Drs. Mudji Muljatna, M.M
NIP. 49670919 198503 1 016



SMK N 1 WONOSARI
2013/2014
KATA PENGANTAR
           
            Assalamu’alaikum, wr. Wb.
            Puji syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT karena telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penyusun dapat menyelesaikan proposal usaha ini dengan lancar. Penyusunan proposal ini sebagai tugas akhir praktik mata pelajaran kewirausahaan dan untuk selanjutnya untuk megikuti ujian nasional.
            Ucapan terimakasih penyusun panjatkan kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam penyusunan prosposal ini. Karena dengan bantuan mereka penyusun dapat menyelesaikan proposal ini dengan lancar. Untuk itu penyusun mengucapkan terimakasih kepada :
1.         Drs. Mudji Muljatna, MM selaku Kepala SMK  1 Wonosari
2.         Bp. Bambang Sudaryono, S.Pd selaku pengampu mata pelajaran Kewirausahaan
3.         Orag tua yang telah memberikan dukungan
4.         Dan pihak-pihak yang telah membantu penyusunan proposal ini yang tidak dapat penyusun sebutkan satu per satu
Semoga proposal ini berguna dan bermanfaat bagi pembaca. Penyusun menyadari bahwa proposal ini masih jauh dari kata sempurna, untuk itu penyusun mengharap kritik dan saran yang bersifat membangun dan penyusunan proposal selanjutnya akan lebih baik.
Atas perhatianya penyusun ucapakan terimakasih.
Wassalamu’alaikum, wr. wb.




Karangmojo,        Februari 2014




Penyusun                            







DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ..........................................................................................................    i
HALAMAN PENGESAHAN............................................................................................   ii
KATA PENGANTAR........................................................................................................  iii
DAFTAR ISI.......................................................................................................................  iv
DESKRIPSI UMUM..........................................................................................................
Nama Usaha.................................................................................................................   v
Bentuk Usaha..............................................................................................................   v
Jenis Usaha..................................................................................................................   v
Lokasi Usaha................................................................................................................   v
Nama Pemilik...............................................................................................................   v
Alamat............................................................................................................................   v
BAB I PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang.......................................................................................................  1
B.   Perumusan Visi Usaha........................................................................................  1
C.   Perumusan Misi Usaha........................................................................................  2
D.   Tujuan Usaha.........................................................................................................  2
E.   Deskripsi Usaha.....................................................................................................  2
BAB II PEMBAHASAN
A.   Aspek Produk.........................................................................................................  3
B.   Aspek Pemasaran.................................................................................................  4
C.   Analisis SWOT.......................................................................................................  5
D.   Aspek Teknis..........................................................................................................  6
E.   Aspek Organisasi dan Manajemen....................................................................  6
F.    Aspek Yuridis.........................................................................................................  7
G.   Aspek Keuangan/Permodalan............................................................................  7
BAB III PENUTUP
A.   Kesimpulan............................................................................................................. 10
B.   Saran....................................................................................................................... 10
LAMPIRAN........................................................................................................................ 11










DESKRIPSI UMUM

NAMA USAHA         : ANNISA VEIL
BENTUK USAHA    : PERSEORANGAN
JENIS USAHA         : PERDAGANGAN
LOKASI                      : KARANGMOJO
NAMA PEMILIK        : ANNISA AFRELIA PUSPITASARI
ALAMAT                    : JALAN KARANGMOJO-SEMIN KM 7, JATIAYU,                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     KARANGMOJO, GK
 BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Perkembangan zaman dan era globalisasi yang begitu cepat melesat keseluruh Negara dan masuk ke wilayah-wilayah dalam negara tersebut. Tak hanya di ibu kota Negara, namun juga merasuk di berbagai wilayah yang lingkupnya kecil, seperti kecamatan atau kabupaten. Seperti halnya di Kecamatan Karangmojo. Hal itu menyebabkan masyarakat di wilayah tersebut cenderung mengikuti trend atau style masyarakat luar negeri terutama Negara-negara barat dikarenakan mudahnya mengakses trend-trend yang sedang berkembang disana.
Style atau trend yang mereka tiru tak jarang tidak sesuai dengan norma-norma yang telah berkembang di daerah tersebut. Seperti norma kesopanan sampai melanggar norma agama yang sudah ada sejak dahulu kala. Untuk itu, mendirikan usaha penjualan jilbab atau kerudung ini merupakan cara yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut, karena dengan memakai jilbab atau kerudung setiap wanita akan selalu menjaga dirinya termasuk perilakunya.
Melihat peluang yang ada, di daerah Kecamatan Karangmojo sendiri belum ada usaha yang khusus menjual jilbab dan aksesorisnya. Untuk itu pendirian usaha ini memiliki peluang yang cukup besar untuk dapat maju dan berkembang. Selain itu mayoritas masyarakat di Kecamatan Karangmojo merupakan muslim, disana juga berdiri 3 (tiga) pondok pesantren yang cukup ternama dan memiliki kapasitas santri yang banyak, hal itu merupakan peluang yang sangat baik karena dapat jumlah konsumen potensial dalam usaha tersebut.
Banyaknya kebutuhan tenaga kerja yang tidak sebanding dengan jumah tenaga kerja yang tersedia juga merupakan factor lain pendirian usaha ini. Karena setiap calon tenaga kerja harus pintar-pintar mencari peluang dalam memperoleh pekerjaan. Sehingga dengan berwirausaha dengan medirikan usaha ini dapat menjadi jalan dalam memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebututhan hidup.

B.    Perumusan Visi Usaha
1.      Menjadi usaha penjualan jilbab yang sukses, maju, dan memiliki prestasi yang tinggi dalam penyediaan jilbab.
2.      Mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya dalam setiap penjualan jilbab dan memiliki pelanggan tetap
C.    Perumusan Misi Usaha
1.      Menyediakan berbagai jenis jilbab (model, ukura, warna) tetapi masih sesuai dengan syariat.
2.      Menyediakan aksesorir pelengkap yang beraneka ragam.
3.      Member pelayana prima kepada pelanggan.
4.      Memberikan harga jual yang terjangaku kepada masyarakat.
5.      Melakukan penjualan secara online
6.      Membuka cabang di daerah lain yang potensial
7.      Tempat usaha yang bersih dan nyaman.
8.      Memperbanyak relasi
9.      Menerima pesanan

D.    Tujuan Usaha
1.      Medapatkan keuntungan
2.      Menyediakan kebutuhan jilbab di wilayah sekitar tempat usaha.
3.      Menambah ketrampila berwirausaha

E.     Deskripsi Usaha
Usaha penjualan jilbab ini merupakan usaha yang didirikan di Kecamatan Karangmojo, merupakan usaha pertama yang saya dirikan untuk memperoleh keuntungan dari penjualan jilbab tersebut, selain itu usaha penjualan jilbab ini juga membantu memenuhi kebutuhan jilbab masyarakat di kecamatan tersebut dengan menjual berbagai jenis jilbab dan aksesorisnya denga terus mengikuti gaya berjilbab yang terus berganti menjadi lebih inovasi dan kreatif. Usaha ini juga merupakan satu-satunya usaha yang khusus menjual jilbab da aksesorisnnya di Kecamatan Karangmojo, oleh karena itu usaha ini pasti menawarkan pilihan jilbab yang lebih banyak kepada masyarakat.












BAB II
PEMBAHASAN

A.     Aspek Produk
1.      Jenis Barang
Jenis barang yang dijual adalah salah satu jenis kebutuhan pokok masyarakat, yaitu pakaian, yakni berupa jilbab. Jilbab yang dijual dalam usaha ini adalah jilbab degan berbagai merek, model, bahan, ukuran, dan warna. Selain menjual jilbab jenis barang yang lain yang dijual dalam usaha ini adalah pelengkapnya, yaitu berupa eksesoris-aksesoris seperti pin, bros.dll yang juga beragam. sehingga usaha ini akan lebih dilirik oleh konsumen. Jenis-jenis jilbab yang akan dijual dalam usaha ini atara lain :
·      Jilbab paris polos
·      Jilbab paris berbordir
·      Jilbab pashmina
·      Jilbab rabbani
2.      Volume Produk yang Dijual
Untuk volume produk yang dijual setiap bulanya berbeda sesuai dengan jenis jilbab, yakni :
·      Jilbab Paris Polos         : 30 pcs
·      Jilbab Paris Bordir        : 25 pcs
·      Jilbab Pashmina           : 25 pcs
·      Jilbab Rabbani              : 25 pcs
3.      Pelaksanaan Kegiatan
Usaha ini muali beroperasi mulai pukul 07.00 WIB sampai 21.00 WIB dan pada hari minggu tidak libur. Jam operasi tersebut dipilih karena mulai jam tersebut banyak masyarakat yang telah beraktivitas, sehingga secara tidak lagsung akan menambah pengetahuan masyarakat sekitar maupun masyarakat luar yang berlalu-lalang di sekitar tempat usaha mengenai keberadaan usaha tersebut. Sehingga menambah calon pelanggan yang akan membeli. Sedangkan waktu selesai operasi, yaitu pukul 21.00 WIB dipilih karena sampai jam tersebut masih banyak orang-orang yang melakukan aktivitas diluar rumah, sehingga membuka peluang untuk dapat menjual barang.
4.      Jumlah Tenaga Kerja
Jumlah tenaga kerja adalah 1 orang sebagai bagian penjualan dan 1 orang sebagai bagian pembelian jilbab.
5.      Rencana Perluasan Produk
Rencana perluasan usaha yaitu dengan mendirikan cabang lain di wilayah yang potensial dan strategis, bekerjasama dengan produsen jilbab di berbagai wilayah, membuka situs online bagi para pembeli, menerima pesanan jilbab, serta terus menyediakan jilbab denga berbagai merek, model, bahan, warna, dan ukuran sesuai dengan perkembangan zaman.

B.    Aspek Pemasaran
1.      Target Konsumen
Masyarakat yang menjadi target dalam usaha ini adalah masyarakat sekitar tempat usaha, wisatawan atau pengunjung dari luar daerah, para pelajar,dll.
2.      Ukuran dan Trend Pasar
Ukuran disini disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan  masyarakat. Jilbab yang dijual dalam usaha ini disesuaikan dengan trend dipasar. Denga cara tersebut masyarakat akan tertarik dan usaha akan terus eksis disekitar masyarakat, bahkan dengan terus mengikuti perkembangan trend jilbab degan cepat atau bisa dikatakan selalu update, usaha ini dapat menjadi ‘pencetus’ trend jilbab tersebut di wilayah sekitar sehingga akan menjadi pusat trend berjilbab yang selalu diikuti masyarakat.
3.      Situasi Persaingan
Di sekitar tempat usaha tersebut belum ada usaha yang sama persis, yaitu khusus menjual jilbab dan aksesorisnya. Memang ada beberapa supermarket atau usaha sejenis yang juga menjual jilbab, namun karena usaha-usaha tersebut juga menjual barang-barang lain, seperti baju, celana, sepatu,dll, maka mereka tidak dapat menawarkan jilbab-jilbab degan lengkap. Sedangkan karena dalam usaha ini khusus menjual jilbab dan aksesorisnya, maka usaha ini akan dapat menyediakan banyak pilihan jilbab dan dalam jumlah yang lebih banyak daripada usaha-usaha lainya tersebut. Untuk itu persaingan dalam usaha ini tetap ada namun tidak termasuk persaingan yang ketat, dan usaha ii akan dapat bersaing dengan usaha-usaha yang hampir serupa karena memiliki keistimewaan tersebut.
4.      Strategi dan Teknik Pemasaran
Ada beberapa teknik yang digunakan dalam hal pemasaran agar usaha lebih dikenal dan akan meningkatkan jumlah penjualan. Teknik-teknik tersebut antara lain dengan membuka situs online dan memanfaatkan situasi atau keadaan yang sedang terjadi atau berlangsung. Contoh konkret teknik pemasaran tersebut atara lain meyebarkan brosur mengenai usaha tersebut di event-event dan tempat-tempat tertentu, misal setelah berlangsungnya pengajian umum disuatu tempat, menyebarkan brosur bagi para pelajar, atau menyebakan brosur di pondok pesantren yang berada disekitar tempat usaha tersebut. Strategi yang digunakan adalah dengan meningkatkan kulitas pelayanan, meningkatkan vasilitas,dll
5.      Penetapan Harga
Harga ditentukan berdasarkan keadaan pasar, biaya-biaya yang dikeluarkan, seperti biaya transportasi saat pembelian, biaya iklan, biaya sewa,dll, dan juga berdasarkan harga beli jilbab atau aksesoris tersebut. Untuk itu penjual menetapkan harga jual sebesar 150 % dari harga beli.

C.    Analisis SWOT
1.      Strenght (Kekuatan)
Usaha ini khusus menjual jilbab dan aksesorisnya sehingga memberikan pilihan jilbab yang lebih banyak kepada masyarakat, tempat usaha strategis, memiliki relasi yang bekerja di perusahaan garment internasional sehingga akan mudah belajar dan mendapat pengetahuan mengenai jenis-jenis kain yang baik dan berkualitas sebagai bahan pertimbangan pada saat melakukan pembelian.
2.      Weakness (Kelemahan)
Tidak dapat menjangkau semua golongan masyarakat yang menjadi pembeli yang langsung menggunakan jilbab tersebut, yaitu laki-laki dan masyarakat non muslim
3.      Opportunnity (Peluang)
Masyarakat sekitar tempat usaha berdiri mayoritas muslim menjadi peluag yang sangat besar bagi usaha ini. Selain itu, peluang yang lain antara lain lahirya trend-trend jilbab yang selalu inovativ, model berjilbab yang beraneka ragam, menarik untuk dilihat dan dapat dikombinasikan dengan acara-acara tertentu, meningkatnya kesadaran wanita muslim di sekitar tempat usaha mengenai kewajiban mengenakan jilbab, dan adanya event-event yang berkaitan dengan islam, seperti hari-hari besar dalam islam.
4.      Threat (Ancaman)
Ancaman dalam usaha ini antara lain adanya usaha-usaha yang sama di luar wilayah, adanya usaha yang menawarkan pakaian-pakaian yang lebih mengarah ke style luar negeri sehingga dapat mempengaruhi pemikiran konsumen ketika akan membeli.





D.     Aspek Teknis
1.      Rencana Suplay
Dalam melakukan pengadaan barang dagangan dilakukan pembelian secara langsung dan tidak langsung. Pembelian langsung dilakukan dengan langsung mengunjungi tempat penjulan jilbab secara grosir di berbagai wilayah. Dan jika dalam penyediaan barang tersebut terdapat kendala berupa jauhnya tempat pembelian, maka akan dilakukan dengan melalui pemesanan lewat online sehingga akan lebih efektif dan efisien
2.      Kebutuhan Peralatan dan Perlengkapan
Usaha ini memerlukan beberapa perlatan dan perlengkapan yang digunakan untuk menunjang dalam proses operasional penjualan. Peralatan dan perlengkapan yag dibutuhkan dalam usaha ini antara lain :
·      Alat display jilbab dan aksesoris
·      Rak
·      Kepala manekin
·      Cermin
·      Hanger jilbab
·      Kursi dan meja
·      Peralatan kebersihan dan perawatan
·      Peralatan dan perlengkapan lainya yang sifatnya kecil dan immaterial
3.      Teknik Display
Display atau dekorasi pemampangan jilbab yang menarik bisa membuat orang betah berlama-lama duduk dan memancing mereka untuk membeli. Jilbab dikelompoksn sesuai dengan jenisnya Dalam memperlihatkan produk yang dijual menggunakan tema eye catching dengan menonjolkan jilbab yang sedang trend saat itu. Pencahayaan yang cukup juga akan menambah kenyamanan pembeli dan memperindah warna-warna jilbab yang dipajang. Display akan diganti secara berkala, jadi tidak monoton supaya yang melihatnya tidak bosan dan akan terus tertarik untuk masuk, untuk melihat apakah ada yang baru dalam usaha penjuala jilbab tersebut.

E.     Aspek Organisasi dan Manajemen
1.      Tim Manajemen
Usaha ini dikelola dan diatur oleh pemilik usaha itu sendiri dan dibatu oleh seorang karyawan
2.      Masalah yang Potensial
Masalah yang potensial mungkin terjadi dalam pelaksanaan usaha ini adalah telah bergantinya model jilbab namun persediaan jilbab model sebelumnya masih banyak dan terlambatnya suplay barang dari pemasok

3.      Tindakan Alternatif
·      Membandingkan tingkat ke-booming-an suatu model jilbab yang baru dengan banyaknya jumlah pembelian jilbab tersebut.
·      Selalu meminta informasi kepada pemasok yang berkaitan dengan pengiriman barang
·      Jika perlu, membuat perjanjian-perjanjian dengan pemasok mengenai kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi
·      Memahami tingkat akseptabilitas masyarakat sekitar terhadap suatu model jilbab.

F.     Aspek Yuridis
Usaha ini sudah memilliki surat-surat izin pedirian usaha sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan yaitu adanya dokumen Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Usaha Pedaganga (SIUP)

G.    Aspek Keuangan / Permodalan
1.      Sumber Modal
Modal Sendiri                                                         Rp. 20.000.00,-
Modal Investasi
Meja Display                              Rp.   2.500.000
Kendaraan                                 Rp. 13.600.000
Alat Kebersihan                                    Rp.      200.000
Alat Tulis dan Pembukuan     Rp.      250.000
Peralatan Lain-lain                   Rp.      150.000
Rp. 16.700.000
Total Modal                                                                                       Rp. 36.700.000

2.      Biaya Operasioal per Bulan
Pembelian Barang  Dagang                                 Rp. 8.000.000
Biaya Transportasi                                    Rp.    100.000
Biaya Gaji Pegawai                       Rp.    750.000
Biaya Penyusutan Peralatan      Rp.      50.000
Biaya Sewa Gedung                     Rp.    450.000
Biaya Listrik dan Air                      Rp.    100.000  
                                                                                     Rp. 1.450.000
Total Biaya Operasional                                                                            Rp.  9.450.000


3.      Analisis Break Event Point (BEP)
Dalam analisis BEP ini saya mengambil salah satu jenis jilbab yang memiliki harga sedang yaitu jilbab pashmina, karena usaha ini menjual sekurang-kurangnya 4 jenis jilbab yang telah disebutkan dimuka sebelumnya, dan tiap jenis barang tersebut juga memiliki harga yang sangat berbeda-beda.
Ø   Biaya yang dikeluarkan untuk tiap jenis jilbab per bulan :
Pembelian Produk
25 x Rp. 35.000                                                 =    Rp.    875.000
Biaya Operasional Lain
Rp. 1.450.000 / 4                                               =    Rp.    362.500
Total Biaya Untuk Jilbab Jenis Pashmina                  Rp. 1.237.500

Ø   BEP  Jilbab jenis Pashmina
Biaya yang dikeluarkan                                          =   Rp. 1.237.500
                          Harga Jual                                                              Rp. 52.500
                                                                                                     =   23,57 atau 24 pcs

4.      Perhitungan Laba Rugi
Penjualan per bulan                                                                     Rp. 12.000.000
Pembelian                                                                                      Rp.   8.000.000
  Laba Kotor Usaha                                                              Rp.   4.000.000

Biaya Operasional
Biaya Transportasi                                                Rp.    100.000
Biaya Gaji Pegawai                                   Rp.    750.000
Biaya Penyusutan Peralatan                  Rp.      50.000
Biaya Sewa Gedung                                 Rp.    450.000
Biaya Listrik dan Air                                  Rp.    100.000  
          Total Biaya Operasional                                                     Rp. 1.450.000

Laba Bersih Usaha per Bulan                                                  Rp. 2.550.000







5.  Rencana Arus Kas ( Cash Flow)
( Bulan Pertama)
ARUS KAS KEGIATAN OPERASIONAL
   Penerimaan Penjualan                                     Rp. 12.000.000
   Pembelian Barang Dagang                              (Rp.  8.000.000)
   Pembayaran Biaya Gaji                                     (Rp.     750.000)
   Pembayaran Listrik dan Air                              (Rp.     100.000)
   Pembayaran Sewa Gedung                             (Rp.     450.000)
          Arus Kas Bersih Kegiatan Operasional                            Rp.    2.700.000

ARUS KAS KEGIATAN INVESTASI
    Pembelian Peralatan Toko                                                       (Rp. 13.000.000)

ARUS KAS KEGIATAN PENDANAAN
    Modal Kas Awal                                                                           Rp. 20.000.000

KAS AKHIR BULAN                                                                     Rp.   9.700.000






















BAB III
PENUTUP
A.     Kesimpulan
Dari Proposal Usaha ini dapat disimpulkan bahwa membuka usaha penjualan jilbab dan aksesorisnya sangat menguntungkan, memiliki peluang yag sangat baik dalam jangka waktu yang panjang, mudah untuk dikembangkan, selain itu usaha ini juga dapat mejarig tenaga kerja untuk mengurangi tingkat pegangguran di Indonesia.

B.    Saran
Model jilbab yang terus berubah dapat menyebabkan jilbab model sebelumnya menjadi kurang diminati oleh masyarakat sehingga tingkat penjualanyapun menurun. Untuk itu, dalam kegiatan pembelian barang dagangan harus selalu mengikuti ternd terkini, membandingkan antara antara tingkat kesukaan masyarakat dan daya belinya atas trend jilbab tersebut dengan jumlah pembelian sehingga tidak aka terjadi penumpukan barang dagang yang belum terjual.



























L A M P I R A N

1 comment:

  1. izin bertaya kak boleh jelaskan 12 jt dari perhitungn laba rugi itu gimana ya

    ReplyDelete

PERSPEKTIF PANCASILA DALAM KAJIAN DINAMIKA POLITIK DI INDONESIA

PERSPEKTIF PANCASILA DALAM KAJIAN DINAMIKA POLITIK DI INDONESIA Oleh : Salvika Janti Lestari [*] ) Perspektif Pancasil...