Wednesday, March 26, 2014

Proposal Usaha Ayam Merah (By Dwi Ratnawati)

PROPOSAL USAHA
“AYAM MERAH”

 














DISUSUN OLEH  :

                        NAMA                    : DWI RATNAWATI
                        KELAS                   : XII AKUNTANSI 1
                        NO PESERTA       :  04-05-101-129-8
    


SMK NEGERI 1 WONOSARI
Jl. Veteran, Wonosari, Gunungkidul 55812 Telp. (0274) 391054
2013/2014


HALAMAN PENGESAHAN

PROPOSAL USAHA
AYAM MERAH

                                                            Disusun oleh 

                                         Nama                            : DWI RATNAWATI
                                         Kelas                            : XII AKUNTANSI 1
                                         No. Peserta                   : 04-05-101-129-8


TELAH DISAHKAN DAN DISETUJUI OLEH
PENGUJI  :

                    Penguji 1                                                              Penguji 2                                                                                                                                                           





      Drs. Bambang Sudaryono                               Dra. Anastasia.Onik K, M.Pd.
      NIP. 1956077 198602 1 004                               NIP. 19641005 1990 03 2 005


WONOSARI,     Maret 2014


MENGETAHUI
KEPALA SMK N 1 WONOSARI





Drs. MUDJI MULJATNA, M.M.
NIP. 19670919 198503 1 016





SMK NEGERI 1 WONOSARI
Jl. Veteran, Wonosari, Gunungkidul 55812 Telp. (0274) 391054
2013/2014
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyusun proposal usaha “AYAM MERAH” ini hingga selesai. Proposal ini disusun karena untuk memenuhi syarat ujian kelulusan bagi kelas XII di bidang mata pelajaran Kewirausahaan
Tidak lupa, penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu penulis dalam menyusun proposal usaha ini, baik secara langsung maupun tidak langsung. Penulis mengucapkan terimakasih kepada :
1.       Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyusun proposal usaha ini hingga selesai.
2.       Drs. Mudji Muldjatna, MM. selaku kepala sekolah SMKN 1 Wonosari yang telah memberi izin dan arahan kepada penulis dalam penyusunan proposal usaha ini
3.       Drs. Bambang Sudaryono selaku pembimbing dan guru mata pelajaran kewirausahaan yang telah membimbing penulis dalam menyusun proposal usaha ini
4.       Narasumber yang telah memberikan informasi tentang materi proposal usaha ini
5.       Orang tua yang telah memberi motivasi dan doa kepada penulis selama menyusun proposal usaha ini hingga selesai
6.       Teman-teman dan pihak lain yang turut membantu dalam penyusunan proposal usaha ini
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan proposal usaha ini masih banyak kesalahan dan kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan.
Penulis berharap semoga proposal usaha ini dapat bermanfaat bagi semua serta menjadi sumber pengetahuan dan referensi bagi pembaca.


                                                                                                 Wonosari,   Maret 2014

                                                                                                                     Penulis



DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.................................................................................................... i
HALAMAN PENGESAHAN..................................................................................... ii
KATA PENGANTAR.................................................................................................. iii
DAFTAR ISI................................................................................................................   iv
DESKRIPSI UMUM.................................................................................................... v
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang........................................................................................................ 1
B.     Perumusan Visi Usaha............................................................................................. 1
C.     Perumusan Misi Usaha............................................................................................ 1
D.    Tujuan Usaha........................................................................................................... 1
E.     Deskripsi Usaha....................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
A.    Aspek Produk.......................................................................................................... 2
B.     Aspek Pemasaran..................................................................................................... 3
C.     Aspek Teknis........................................................................................................... 4
D.    Aspek Organisasi dan Manajemen.......................................................................... 4
E.     Aspek Yuridis.......................................................................................................... 6
F.      Aspek Administrasi dan Keuangan......................................................................... 7
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan.............................................................................................................. 9
B.     Saran........................................................................................................................ 9
LAMPIRAN



DESKRIPSI UMUM

A.          DATA PERUSAHAAN
      Nama Perusahaan              : KulinerAYAM MERAH
      Bidang Usaha                    : Perdagangan
      Jenis Produk/Jasa               : Makanan/ kuliner
      Alamat Usaha                    : Playen 1, Playen, Ngawu, Gunungkidul, Yogyakarta
      Nama Pemilik                    : Dwi Ratnawati
      Alamat Pemilik                  : Ngasemrejo (16/02), Ngawu, Playen, Gunungkidul
      Web                                   : dwiratnawati@yahoo.com
      Telp.                                   : (0274) 555666

B.           INFORMASI USAHA
     Usaha yang dijalankan adalah memproduksi dan menjual makanan berupa hidangan  kuliner ayam  dengan olahan bumbu yang super pedas  yang cocok di lidah masyarakat Gunungkidul. Bentuk usaha ini adalah perseorangan, dengan jenis usaha industri skala menengah.


BAB I
PENDAHULUAN

A.           Latar Belakang
Manusia membutuhkan alat pemuas kebutuhan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu diantaranya manusia membutuhkan pangan untuk bertahan hidup. Saat ini jenis kuliner yang dikonsumsi oleh manusia sangat beraneka ragam, mulai dari makanan ringan hingga makanan berat.
Manusia cenderung lebih suka yang instan daripada harus membuat sendiri. Apalagi makanan pedas memang menjadi kegemaran kebanyakan lidah orang Indonesia. Hal inilah yang menjadi dasar penyusunan proposal usahaAYAM MERAH” ini. Hidangan Ayam Merah  ini  merupakan hidangan kuliner dengan cita rasa yang sangat pedas yang sudah tidak asing lagi di lidah masyarakat Indonesia. Di sini penulis akan memperkenalkan produk kuliner terbaru  dalam usaha produksi dan perdagangan olahan makanan yaitu olahan ayam  yang memiliki cita rasa yang lezat dan super pedas. Diharapkan kuliner Ayam Merah ini  dapat menjadi olahan makanan yang digemari oleh masyarakat luas.

B.            Perumusan Visi Usaha
Adapun visi dari usaha ini adalah :
Menjadi usaha kulinerAYAM MERAH sebagai usaha skala menengah yang mampu menguasai pasar internasional

C.           Perumusan Misi Usaha
Adapun misi dari usaha ini adalah :
1.      Menggunakan bahan yang berkualitas dan aman
2.      Proses produksi yang higienis
3.      Mengutamakan kesehatan konsumen
4.      Memberikan pelayanan yang prima kepada para konsumen
5.      Memperkenalkan hidangan kuliner Ayam Merah kepada masyarakat luas
6.      Menerima pesanan dan memberi layanan pesan-antar kepada konsumen

D.           Tujuan Usaha
Usaha ini mempunyai tujuan, antara lain :
1.      Memperoleh pendapatan atau penghasilan
2.      Memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya meskipun modal yang sedikit
3.      Memenuhi kebutuhan konsumen akan konsumsinya
4.      Melatih kemandirian dan membuka lapangan pekerjaan baru
5.      Menerapkan jiwa kewirausahaan

E.            Deskripsi Usaha
Usaha ini bergerak dalam bidang produksi dan penjualan olahan makanan yang berbahan dasar ayam. Kuliner “AYAM MERAH”  merupakan  olahan  makanan dengan cita rasa yang lezat dan super pedas. Cara pemasarannya pun dilakukan dengan langsung dijual pada saat proses pengolahan kuliner tersebut yang setiap hari dilakukan di rumah makan milik sendiri, serta memasarkannya melalui media internet. Kami juga memberi layanan kepada konsumen berupa layanan pesan-antar agar memudahkan konsumen untuk menikmati hidangan Ayam Merah ini.


BAB II
PEMBAHASAN

A.         ASPEK PRODUK
1.        Jenis produk yang dibuat
Usaha ini memproduksi olahan makanan dengan bahan dasar berupa ayam. Keutamaan dalam memproduksinya adalah menghasilkan rasa yang lezat dan super pedas.

2.        Volume produksi
Usaha ini berproduksi setiap hari. Setiap memproduksi dihasilkan olahan makanan Ayam Merah    50 ekor ayam termasuk semua bagian dari ayam  tersebut. Untuk itu dalam 1 bulan kami mampu menjual produk kuliner kami  600 ekor ayam.

3.        Bahan yang dibutuhkan
Bahan-bahan yang dibutuhkan, antara lain :
§   Ayam potong                                                  : 100 potong
§   Air                                                                   : 5 Liter
§   Bawang putih                                                  : 1 Kg
§   Bawang merah                                                            : 1 Kg
§   Merica                                                             : ½ Kg
§   Ketumbar                                                        : 1 ons
§   Garam                                                              : 1 bungkus
§   Gula jawa                                                        : 2 Kg
§   Penyedap rasa                                                 : 1 bungkus ukuran sedang
§   Jahe, lengkuas, kunyit, kemiri                         : masing-masing ¼ Kg
§   Tomat merah                                                   : 1 Kg
§   Minyak goreng                                                : 5 Liter
§   Cabai rawit                                                      : 1 Kg
§   Cabai merah besar                                           : 3 Kg
§   Serai                                                                : Secukupnya
§   Terasi, jeruk nipis                                            : Secukupnya
§   Daun salam, kemangi, daun bawang               : Secukupnya
§   Daun jeruk                                                       : Secukupnya


4.        Proses produksi
Proses pembuatan ayam merah adalah sebagai berikut :
                                   A.     Pembuatan Ayam Goreng :
a.         Cuci bersih semua ayam, potong-potong menjadi 4 bagian
b.        Siapkan bumbu kuning, berupa : ketumbar, merica, bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, daun jeruk, serai, kunyit, penyedap rasa, garam, gula jawa, daun salam, lalu sisihkan.
c.         Ungkep ayam dengan bumbu kuning hingga matang kemudian digoreng hingga kering.


                                   B.     Pembuatan Sambal :
a.         Siapkan cabai rawit, cabai merah besar, bawang merah, bawang putih, kemiri, tomat, terasi, jahe, serai, daun jeruk, garam, penyedap rasa, gula jawa.
b.        Rebus cabai rawit, cabai merah besar, dan tomat
c.         Ulek halus cabai rawit, cabai merah besar, tomat yang telah direbus tambahkan bumbu bumbu tadi, lalu  sisihkan.
d.        Panaskan minyak secukupnya, lalu tumis sambal yang telah diulek tadi sampai harum dan matang

                                   C.     Penyajian Ayam Merah :
a.         Siapkan ayam yang telah digoreng tadi di sebuah piring saji, bersama nasi hangat (2 potong ayam)
a.         Siram ayam dengan sambal (3 sendok besar)
b.        Cuci daun kemangi, lalu hias dengan daun kemangi tersebut
c.         Ayam merah siap dihidangkan

B.            ASPEK PEMASARAN
1.        Penelitian dan Analisis
a.         Target pasar dan konsumen
Yang dijadikan terget pasar dari usaha penjualan kuliner Ayam Merah ini  adalah seluruh lapisan masyarakat baik itu rendah, menengah maupun atas yang ada di daerah Gunungkidul terutama di daerah Playen dan sekitarnya.
b.         Ukuran dan trend pasar
Tingkat kesenangan dan minat konsumen terhadap kuliner ini dengan memperhatikan harga dan kualitas makanan.
c.         Persaingan pasar
Persaingan di dalam  usaha kuliner olahan ayam sampai saat ini  belum begitu ketat karena belum banyak usaha yang menekuni usaha kuliner ayam dengan cita rasa yang super pedas ini di daerah Playen.

2.        Rencana Pemasaran
a.         Strategi pasar
Strategi pasar dari usaha kuliner “Ayam Merah” adalah dengan menjual olahan ayam ini ke seluruh lapisan masyarakat. Pemasarannnya dilakukan secara langsung dengan menjualnya di rumah makan milik sendiri dan memberikan jasa pelayanan pesan-antar kepada konumen.
b.         Masalah penetapan harga
Untuk menetapkan harga kami sesuaikan dengan keadaan ekonomi masyarakat. Akan tetapi harga tersebut juga harus sesuai dengan produk olahan makanan yang kami hasilkan dan sesuai dengan  titik kesimbangan pasar. Dengan demikian, konsumen tidak akan keberatan untuk membeli produk olahan makanan kami dan tidak mengurangi minat para konsumen.
c.         Periklanan dan promosi
Suatu produk akan mudah dikenal oleh masyarakat dengan adanya promosi. Promosi yang kami lakukan adalah promosi secara langsung yaitu berhadapan  langsung dengan  konsumen untuk menawarkan produk dan promosi melaui internet juga kami lakukan agar menyebar ke berbagai pelosok dunia. Selain itu promosi dengan sistem jawa yaitu gethok tular atau obrolan dari mulut ke mulut, promosi dengan cara seperti ini sangat menguntungkan untuk memperluas daerah pemasaran.

C.           ASPEK TEKNIS
1.        Analisis Lokasi
Lokasi yang digunakan untuk usaha kuliner “Ayam Merah” ini  adalah rumah  makan milik sendiri yang berlokasi sangat strategis karena warung makan yang terletak di pinggir jalan raya, sehingga memungkinkan banyak konsumen  yang tertarik dengan sajian olahan  makanan dari usaha ini.

2.        Kebutuhan peralatan kerja
Peralatan-peralatan yang digunakan dalam proses produksi, antara lain :
§  Kompor                                                  : 2 buah (besar)
§  Wajan, serok, suthil                               : 3 set
§  Soblok                                                    : 2 buah (besar)
§  Baskom                                                  : 4 buah (besar)
§  Lemper dan ulekan/munthu                   : 2 buah
§  Pisau                                                      : 5 buah
§  Piring dan sendok                                  : 4 lusin
§  Tabung gas                                             : 2 buah


3.        Kebutuhan tenaga kerja
Dalam proses pengolahan dari kuliner “Ayam Merah”  kebutuhan  tenaga kerja dapat terpenuhi dari anggota keluarga sendiri, tanpa harus membutuhkan tenaga kerja tambahan dari luar. Tenaga kerja yang dibutuhkan 4 orang, 2 orang bertugas untuk menangani langsung dalam proses pengolahan makanan, dan 2 orang lagi bertugas melayani konsumen.


4.        Biaya pabrik
Proses produksi tentunya tidak  lepas dari berbagai biaya produksi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Adapun biaya-biaya tersebut, antara lain :
a.         Biaya variabel tiap bulan
1.      Biaya bahan baku                                                  Rp       1.500.000,00
2.      Biaya bahan penolong                                           Rp          830.000,00  +
Jumlah                                                                   Rp       2.330.000,00
b.         Biaya tetap
1.      Biaya penyusutan peralatan                                  Rp            20.000,00  
2.      Biaya penyusutan gedung                                     Rp         750.000,00  +
Jumlah biaya seluruhnya                                      Rp       3.100.000,00  


D.           ASPEK MANAJEMEN DAN ORGANISASI
1.        Tim Manajemen
Manajemen di usaha kuliner “Ayam Merah”  ini semuanya di koordinasi oleh anggota keluarga.


2.        Analisis SWOT
a.         Strength (Kekuatan)
Usaha kuliner Ayam Merah memiliki keunggulan yaitu rasa yang super pedas dan tentunya sesuai dengan lidah masyarakat Gunungkidul
b.         Weakness (Kelemahan)
Setiap usaha pasti memiliki kelemahan, termasuk usaha kuliner Ayam Merah ini, yaitu rasanya yang khas belum tentu semua masyarakat meminati kuliner ini karena rasanya yang super pedas, masyarakat khawatir dengan kesehatan mereka dan kalah saing dengan usaha kuliner lain.
c.         Opportunity (Peluang)
Peluang membuka usaha kuliner Ayam Merah ini sangat besar karena belum banyak usaha kuliner di daerah Playen yang menghidangkan kuliner dengan cita rasa yang super pedas. Rata-rata kuliner yang disajikan di daerah Playen cenderung sama.
d.         Treath (Ancaman)
Ancaman yang mungkin akan kita hadapi dalam usaha ini adalah, para konsumen akan bosan dengan rasa yang super pedas ini, selain itu bahan baku untuk olahan kuliner ini harganya akan semakin mahal.

3.        Masalah-masalah yang potensial terjadi
a.         Masalah permodalan
Memerlukan biaya yang cukup besar, mengingat bahan baku utama pada usaha kuliner “Ayam Merah” ini harganya cukup mahal.
b.         Masalah persaingan
Adanya usaha kuliner lain yang lebih dulu mengusai pasar.

4.        Risiko dan Hambatan
Risiko dan hambatan yang dialami usaha ini adalah :
a.         Harga bahan baku yang terus meningkat
b.         Kerusakan alat produksi
c.         Hasil yang tidak sesuai dengan rencana
d.        Adanya isu-isu yang tidak mengenakan mengenai kualitas ayam sebagai bahan baku pada usaha kuliner ini


5.        Tindakan alternatif
a.         Menyesuaikan harga jual kuliner, dengan memperhitungkan laba yang cukup menguntungkan untuk menghindari resiko gulung tikar
b.         Menggunakan peralatan dengan sebaik-baiknya untuk meminimalkan jumlah akumulasi penyusutan dan kerusakan peralatan
c.         Memilih pemasok ayam yang dapat dipercaya dan memilih ayam yang benar-benar sehat dan berkualitas.
d.        Tidak menggunakan bahan pengawet, karena usaha yang akan kita dirikan mengutamakan kesehatan dari konsumen
e.         Mengganti bahan bakar gas dengan biogas dan kayu bakar untuk mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan gas itu sendiri.
f.          Mencari informasi mengenai persaingan pasar dan terus melakukan inovasi olahan makanan yang berbahan ayam.
6.        Struktur organisasi
 














Keterangan :
a.    Pemilik bertugas :
    Mengawasi jalannya usaha
    Melayani costumer
    Membantu dalam mengolah bahan baku
    Fleksibel
b.    Koki bertugas :
    Mengolah bahan baku
    Mensajikan kuliner
    Melayani konsumen
c.    Kasir bertugas :
    Melayani pembayaran konsumen
    Mengatur jalannya keuangan usaha
d.   Pelayan bertugas :
    Melayani konsumen baik yang datang langsung maupun pelayanan pesan-antar

E.            ASPEK YURIDIS
Berikut ini adalah dokumen-dokumen  yang dapat digunakan sebagai kekuatan hukum kepemilikan usaha ini :
1.        Kepemilikan SITU
2.        Kepemilikan SIUP
Selain kepemilikan kekuatan hukum di atas, usaha kami juga membuat tata tertib usaha, yaitu :
1.        Pekerjaan dimulai dari 04.00 WIB-selesai
2.        Harus menjaga kebersihan dan kerapian tempat kerja atau usaha
3.        Memberi pelayanan prima kepada konsumen
4.        Harus jujur, bertanggungjawab, dan berkomitmen
5.        Mampu menciptakan suasana kerja yang damai, harmonis, dan bersahabat
6.        Menjaga keamanan dan keselamatan kerja
7.        Tutup jam buka usaha pada jam yang telah ditentukan


F.            ASPEK ADMINISTRASI DAN KEUANGAN
1.        Sumber Modal
Tabungan sendiri, dengan rincian biaya sebagai berikut :
a.         Pengadaan peralatan
Rp
   200.000,00

Rp
250.000,00

Rp
250.000,00

Rp
150.000,00

Rp
50.000,00
+
1)        Gas 2 tabung 120kg
2)        2 buah soblok besar                     
3)        3 set alat penggorengan
4)        4 buah baskom
5)        5 buah pisau
                                                                                                Rp     900.000,00

b.         Pengadaan bahan baku
1)        Ayam potong                                                                  Rp   1.500.000,00

c.         Pengadaan bahan penolong
1)        Minyak goreng                               Rp          300.000,00
2)        Plastik pembungkus                      Rp            10.000,00
3)        Gula jawa                                      Rp            60.000,00
4)        Cabai rawit                                    Rp          100.000,00
5)        Cabai merah besar                         Rp            70.000,00
6)        Beras                                             Rp          210.000,00
7)        Bumbu-bumbu                              Rp            80.000,00  +
                                                                                                Rp     830.000,00

d.        Biaya overhead pabrik
1)        Biaya penyusutan peralatan
·       Penyusutan peralatan              Rp            20.000,00
·      Penyusutan gedung                  Rp          750.000,00 +
                                                                                   Rp                    770.000,00 +
Jumlah kas                                                                 Rp  4.000.000,00


2.        Dana yang dibutuhkan
Biaya produksi yang terserap dalam 1 bulan sebagai berikut :
·      Biaya bahan baku                                              Rp 1.500.000,00
·      Biaya bahan penolong                                       Rp    830.000,00
·      Biaya tenaga kerja                                             Rp    800.000,00
·      Biaya penyusutan peralatan                               Rp      20.000,00
·      Biaya penyusutan gedung                                 Rp    750.000,00+
Rp 3.900.000,00



Rp 6.500,00
Harga pokok per saji          Rp  3.900.000,00       
                                                                      600 ekor


Harga jual                         :  Rp  10.000,00



3.        Perhitungan Laba/Rugi
Penjualan selama 1 bulan       Rp  10.000,00 x 600 potong  =  Rp  6.000.000,00
Biaya produksi :
Biaya bahan baku                                   Rp   1.500.000,00
Biaya bahan penolong                            Rp      830.000,00
Biaya penyusutan peralatan                    Rp        20.000,00
Biaya penyusutan gedung                      Rp      750.000,00
Biaya tenaga kerja                                  Rp      800.000,00
Rp  3.900.000,00  −
Laba                                                                                            Rp  2.100.000,00


4.        Rencana Arus Kas ( Cash Flow )

ARUS KAS DARI KEGIATAN OPERASIONAL
Penerimaan penjualan                                         Rp        6.000.000,00
Pembelian bahan baku                                        (Rp      1.500.000,00)
Pembayaran gaji                                                  (Rp         800.000,00)
Pembelian bahan penolong                                 (Rp         830.000,00)−
Kas bersih yang dihasilkan dari kegiatan operasi                           Rp  2.870.000,00

ARUS KAS DARI KEGIATAN INVESTASI
Pembelian peralatan                                                                        (Rp   800.000,00)

ARUS KAS DARI KEGIATAN PENDANAAN
Modal awal                                                                                     Rp   4.000.000,00+
Modal akhir bulan                                                                           Rp   6.070.000,00

5.        Analisis BEP ( Break Event Point )
Biaya yang harus dikeluarkan :
·      Biaya bahan baku                                             Rp       1.500.000,00
·      Biaya bahan penolong                                      Rp            830.000,00
·      Biaya penyusutan peralatan                             Rp              20.000,00
·      Biaya penyusutan gedung                                Rp            750.000,00
·      Biaya gaji                                                          Rp            800.000,00  +
Jumlah                                                              Rp          3.900.000,00


Harga jual produk   =  Rp    10.000,00/porsi
390
BEP  =  Rp  3.900.000,00                                       Rp    10.000,00

                 Rp 10.000,00

Jadi,  dalam 1 bulan penjualan kuliner harus mampu mencapai 390 porsi, sehingga dalam 1 hari minimal menjual 13 porsi.
BAB III
PENUTUP

A.           Kesimpulan
     Untuk membangun usaha yang baik dan sukses, perlu adanya perencanaan yang matang dari berbagai aspek, seperti aspek manajemen dan keuangan. Salah satu manajemen yang dilakukan adalah dengan membuat proposal usaha. Karena dengan dibuatnya proposal usaha, maka kita dapat mengetahui rencana-rencana dan anggaran biaya yang akan kita keluarkan untuk ke depannya. Proposal yang dibuat ini juga dapat menjadi acuan atau tolak ukur bagi kita untuk menjalankan usaha yang akan kita jalankan di masa mendatang.

B.            Saran
     Sesuai kesimpulan di atas, ada beberapa saran yang dapat diperhatikan dalam menjalankan usaha, antara lain :
1.        Dalam memilih bidang usaha, kita harus mengenali terlebih dahulu bakat dan keterampilan yang kita miliki
2.        Mempunyai rencana yang matang
3.        Memiliki etos kerja yang tinggi
4.        Telaten dan ulet
5.        Mengutamakan kejujuran
6.        Melayani konsumen dengan prima
7.        Sebaiknya mencari informasi yang cukup dari pihak-pihak yang berhubungan dengan usaha yang akan dijalankan
8.        Perlu diadakan pembukuan dan analisa untuk mengetahui besarnya pengeluaran dan pemasukan yang diperoleh, besarnya laba atau rugi demi perbaikkan usaha sehingga menjadi usaha yang lebih baik
9.        Jangan cepat puas dengan apa yang telah dicapai





No comments:

Post a Comment

PERSPEKTIF PANCASILA DALAM KAJIAN DINAMIKA POLITIK DI INDONESIA

PERSPEKTIF PANCASILA DALAM KAJIAN DINAMIKA POLITIK DI INDONESIA Oleh : Salvika Janti Lestari [*] ) Perspektif Pancasil...