PROPOSAL
USAHA
“AGAR RASA”

DISUSUN OLEH : MAULIDA PURNAMASARI
XII AK1/16
SMK 1 WONOSARI
Jl. Veteran, Wonosari, Gunungkidul,
Yogyakarta
Telp. (0274) 391054
2013/2014
LEMBAR PENGESAHAN
PROPOSAL USAHA
“AGAR
RASA”
Disusun Oleh :
Nama : Maulida Purnamasari
NIS : 1115520
Kelas /No :
XIIAK1/16
Telah diujikan dan dipresentasikan di depan penguji
Penguji Mengetahui
Kepala
SMK 1 Wonosari
Drs. Bambang Sudarsono Drs.
Mudji Muljatna, M.M.
NIP. NIP.
19570919 19503 1 016
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat
menyelesaikan pembuatan proposal kewirausahaan.
Proposal ini disusun untuk presentasi ujian praktek kewirausahaan
juga guna meningkatkan dan mengembangkan wawasan dalam teknik berwirausaha
dengan baik, karena seiring dengan perkembangan zaman ini, seorang wirausaha
dituntut untuk bisa dan dapat menjalankan usaha baik jangka panjang maupun
jangka pendek.
Dalam penyusunan proposal inim penulis tidak terlepas dari
bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada
:
1.
Drs. Mudji Muljatna, MM
selaku Kepala SMK N 1 Wonosari
2.
Drs. Bambang Sudarsono selaku guru mata
pelajaran kewirausahaan
3.
Orangtua yang telah
memberikan dorongan baik secara material maupun spiritual
4.
Semua pihak yang tidak
dapat disebutkan satu persatu.
Dalam penyusunan proposal ini, penulis menyadari bahwa
proposal ini masih jauh dari sempurna. Maka dari itu penulis mengharapkan
kritik dan saran pembaca yang bersifat membangun kesempurnaan proposal ini.
Wonosari,
Februari
2014
Penulis
(Maulida
Purnamasari)
DESKRIPSI UMUM
Nama dan
alamat perusahaan
Nama
usaha : Agar Rasa
Bentuk
: Usaha
perseorangan
Jenis : Industri kecil
Lokasi : Simo 1, Genjahan,
Ponjong, Gunungkidul
Nama
Pemilik : Maulida Purnamasari
Alamat : Simo 1, Genjahan,
Ponjong, Gunungkidul
DAFTAR
ISI
Halaman
judul ............................................................................................................... i
Halaman
Pengesahan ................................................................................................... ii
Kata
Pengantar ........................................................................................................... iii
Daftar
Isi ..................................................................................................................... iv
Deskripsi
Umum .......................................................................................................... v
Analisis
SWOT ........................................................................................................... vi
I.
Pendahuluan
A.
Latar Belakang .............................................................................................. 1
B.
Perumusan Visi Usaha ................................................................................... 1
C.
Perumusan Misi Usaha .................................................................................. 1
D.
Tujuan Usaha ................................................................................................. 1
II.
Pembahasan Rencana
Usaha
A.
Aspek Produksi ............................................................................................. 2
B.
Aspek Pemasaran ........................................................................................... 4
C.
Aspek Teknis ................................................................................................. 5
D.
Aspek Yuridis ................................................................................................ 5
E.
Aspek Keuangan dan
Permodalan ................................................................ 6
III.
Penutup
A.
Kesimpulan .................................................................................................... 8
B.
Saran .............................................................................................................. 8
Lampiran
...................................................................................................................... 9
BAB 1
PENDAHULUAN
A. LATAR
BELAKANG
Perkembangan zaman di Indonesia menyebabkan kuliner-kuliner di Indonesia
semakin bervariasi, salah satunya adalah agar-agar. Agar-agar merupakan kuliner
yang digemari masyarakat. Selain menyehatkan, makanan ini memiliki tekstur yang
mudah untuk di konsumsi sehingga cocok untuk semua usia.
Selain itu, aspek kemudahan dalam pembuatan produk ini serta bahan yang
diperlukan mudah untuk didapatkan dengan harga yang murah memberi keuntungan
yang cukup menjanjikan, menjadi alasan pemilik untuk mendirikan usaha ini.
Usaha ini juga didirikan untuk meningkatkan taraf hidup pemilik usaha dan
juga dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
B. PERUMUSAN
VISI USAHA
1.
Menjadikan
produk Agar Rasa sebagai makanan kecil yang di minati semua kalangan.
2.
Menjadikan
produk Agar Rasa sebagai jajanan khas.
3.
Menjadikan
produk Agar Rasa bisa menembus pasar lokal sehingga dikenal masyarakat.
C. PERUMUSAN
MISI USAHA
1.
Memproduksi
dengan bahan pilihan.
2.
Memberikan
kemasan yang rapi.
3.
Memberikan
harga yang terjangkau.
D. TUJUAN
USAHA
Tujuan pengembangan usaha ini ada 2 yaitu aspek ekonomi dan aspek sosial.
Aspek ekonomi adalah untuk meningkatkan pendapatan, dan aspek sosial adalah
membantu masyarakat mengatasi pengangguran.
Secara
terperinci, tujuan usaha ini adalah :
1.
Memperoleh
keuntungan.
2.
Menambah
penghasilan keluarga.
3.
Memenuhi
kebutuhan masyarakat.
4.
Menambah
dan membuka lowongan pekerjaan.
5.
Menyediakan
makanan kecil untuk dikonsumsi masyarakat.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
ASPEK PRODUK
1.
Jenis
Produk
Usaha ini
termasuk dalam kategori industri berskala kecil yang bergerak dalam bidang
industri makanan ringan, produk yang dihasilkan berupa agar-agar yang diberi
nama “Agar Rasa”.
2.
Jumlah
Produk Yang Dihasilkan
Jumlah produk
yang akan diproduksi dan dijual dalam 1 hari adalah 100 bungkus. Jumlah
tersebut dimaksudkan untuk seberapa besar minat masyarakat terhadap produk yang
dihasilkan. Jika produk ini banyak diminati masyarakat, maka jumlah produk ini
akan ditambah guna memenuhi permintaan pasar dan kebutuhan konsumen.
3.
Kegiatan
Pelaksanaan Produksi
Kegiatan
produksi akan dilaksanakan setiap hari sebelum dilakukan pemasaran, sedangkan
tempat produksi adalah rumah sendiri.
4.
Bahan
dan Alat
a.
Bahan-bahan
No
|
Nama Bahan
|
Ada/Belum
|
Cara memperoleh
|
1.
|
Agar-agar
bubuk
|
Ada
|
Membeli
|
2.
|
Roti Kering
|
Ada
|
Membeli
|
3.
|
Kelapa
|
Ada
|
Membeli
|
4.
|
Daun Pandan
|
Ada
|
Tersedia
|
5.
|
Gula Pasir
|
Ada
|
Membeli
|
6.
|
Air
|
Ada
|
Tersedia
|
b.
Alat
dan Jumlah Biaya Produksi
No
|
Nama Alat
|
Jumlah
|
Cara Memperoleh
|
Biaya
|
1.
|
Parutan
kelapa
|
1 buah
|
Milik sendiri
|
-
|
2.
|
Panci
|
1 buah
|
Milik sendiri
|
-
|
3.
|
Irus
|
1 buah
|
Milik sendiri
|
-
|
4.
|
Saringan
|
1 buah
|
Milik sendiri
|
-
|
5.
|
Cup
|
100 buah
|
Membeli
|
8.000
|
6.
|
Sendok
|
100 buah
|
Membeli
|
2.000
|
7.
|
Kompor &
Tabung Gas
|
1 buah
|
Milik sendiri
|
-
|
8.
|
Baskom
|
1 buah
|
Milik sendiri
|
-
|
5.
Proses
Produksi
a.
Siapkan
semua alat dan bahan untuk produksi.
b.
Parutlah
kelapa yang sudah dikupas dan peras santannya ke dalam baskom dengan diberi
air.
c.
Kemudian
saringlah santan tersebut agar terpisah dari ampas kelapanya ke dalam panci.
d.
Didihkan
air perasan kelapa tersebut, dan masukkan agar-agar bubuk, gula pasir, dan daun
pandan ke dalam panci tersebut.
e.
Aduk
perlahan hingga mendidih.
f.
Susun
roti kering dalam cup, kemudian tuangkan agar-agarnya.
g.
Diamkan
hingga mengeras.
B.
ASPEK PEMASARAN
1.
Target
Pasar
Sasaran utama
dari usaha Agar Rasa ini adalah masyarakat sekitar yang menginginkan makanan
yang enak namun bergizi dengan harga yang terjangkau.
2.
Strategi
Pemasaran
Pemasaran
dilakukan dengan cara memberikan label pada setiap kemasan yaitu nama produk,
harga produk (Rp 1.000) dan nomor HP pemilik usaha agar memudahkan konsumen
mengenali barang dan memudahkan dalam memesan produk.
3.
Promosi
Yang Akan Dilakukan
Promosi akan
dilakukan dengan cara :
a.
Membuat
papan nama di depan tempat usaha
Papan nama
dibuat agar memudahkan calon konsumen untuk mengenal tempat usaha sekaligus produk
yang ditawarkan.
b.
Informasi
dari orang ke orang
Dengan adanya
masyarakat di sekitar produsen yang mengetahui usaha ini, maka akan mempercepat
penyebaran informasi tentang usaha ini.
4.
Penetapan
Harga Jual
Untuk
menetapkan harga jual akan digunakan metode BEP (Break Event Point), yaitu :
-
Biaya
bahan baku Rp 19.000
-
Biaya
bahan penolong Rp
7.500
-
Biaya
perlengkapan Rp 13.500
-
Biaya
operasional produksi Rp 11.000
Pengeluaran Rp 51.000
Keuntungan 49% x Rp 100.000 : Rp 49.000
Jumlah pengeluaran + laba : Rp 100.000

Jumlah
produk

100
Penjualan minimal setiap satu hari :

Harga satuan

Rp 1.000
= 51
bungkus
5.
Sistem
Distribusi dan Penjualan
Sistem
distribusi produk yang digunakan adalah distribusi langsung, yaitu dari
produsen ke konsumen dan pembayaran dilakukan secara tunai.
C.
ASPEK TEKNIS
1.
Rencana
Display
Pendisplayan
produk dilakukan dengan pembungkusan menggunakan cup yang sudah diberi sendok
dan label.
2.
Kebutuhan
Tenaga Kerja dan Kualifikasinya
Dalam usaha
ini tidak dibutuhkan tenaga kerja, karena usaha ini masih kecil. Produksi ini
diproduksi sendiri dan dibantu keluarga.
3.
Peralatan
Kerja
Peralatan
kerja yang dibutuhkan sangat mudah didapat karena banyak dijual di pasar atau
di warung-warung terdekat.
4.
Bahan
Baku dan Bahan Penolong
Bahan baku dan
bahan penolong di dapat dari pedagang di pasar terdekat di daerah tempat
produksi.
D.
ASPEK YURIDIS
Aspek yuridis
berupa pencarian Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Izin Usaha
Perdagangan (SIUP)
E.
ASPEK KEUANGAN DAN PERMODALAN
1.
Sumber
Modal
Dalam
produksi ini menggunakan modal sendiri Rp 60.000
Pemanfaatan
modal selama satu kali produksi :
a.
Biaya
Bahan Baku
-
Agar-agar
bubuk 6 bks @ Rp 1.500 =
Rp 9.000
- Gula pasir 1
Kg @ Rp 10.000= Rp 10.000
Rp 19.000
b.
Biaya
Bahan Penolong
- Roti kering 1
bks @ Rp 6.000= Rp 6.000
- Kelapa 1
butir @ Rp 1.500= Rp 1.500
Rp 7.500
c.
Biaya
Perlengkapan
-
Cup 100 buah = Rp 8.000
-
Sendok 100 buah = Rp 2.000
-
Label 100 buah = Rp 1.000
-
Doubletape 1 buah =
Rp 2.500
Rp
13.500
d.
Biaya
Operasional Produk
-
Biaya
bahan bakar
Rp 5.000
- Biaya transport
Rp 6.000
Rp 11.000
Jumlah biaya produksi Rp 51.000
2.
Perhitungan
Laba Rugi
Ø
Pendapatan
Penjualan
100 bungkus @ Rp 1.000 Rp 100.000
Ø
Pengeluaran
- Biaya bahan baku Rp 19.000
- Biaya bahan penolong Rp 7.500
- Biaya perlengkapan Rp 13.500
- Biaya operasional produksi Rp 11.000
Jumlah biaya produksi Rp 51.000


ARUS PERPUTARAN KAS
1.
Penerimaan Hari
1 Hari 2
Modal sendiri Rp 60.000 Rp 109.000
Penjualan Rp 100.000 Rp 100.000
Jumlah Penerimaan Rp 160.000 Rp 209.000
2.
Pengeluaran
Bahan baku Rp
19.000 Rp 19.000
Bahan penolong Rp 7.500 Rp 7.500
Perlengkapan Rp 13.500 Rp 13.500
Biaya operasional produksi Rp
11.000 Rp 11.000
Jumlah pengeluaran Rp 51.000 Rp 51.000
Modal Akhir Rp
109.000 Rp 158.000
BAB III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
1.
Dalam
membuka usaha memerlukan perencanaan yang matang sehingga memudahkan mengelola
usaha yang dijalankan.
2.
Jenis
usaha yang dibuat harus melihat kondisi keadaan konsumen, apakah daya beli
konsumen yang dituju tinggi/rendah.
3.
Pengaturan
keuangan harus teliti dan cermat agar tidak terjadi kerugian dalam
berwirausaha.
B.
SARAN
1.
Persiapkanlah
perencanaan yang matang dan terperinci dalam membuka usaha apapun.
2.
Jangan
mudah menyerah dalam menghadapi berbagai hambatan dan jangan takut untuk
menghadapi resiko-resiko yang biasa dihadapi oleh seorang wirausaha.
3.
Kembangkanlah
semangat wirausaha.

No comments:
Post a Comment