Wednesday, March 26, 2014

Proposal Usaha The Healt Purple (Ditulis Oleh Windhyasti Saputro)

HALAMAN JUDUL

“THE HEALT PURPLE”










Disusun Oleh :
Windhyasti Saputro
1115535
XII AK 1




PROPOSAL USAHA INI DITULIS UNTUK MEMENUHI
PERSYARATAN  UJIAN PRAKTIK KEWIRAUSAHAAN




SMK NEGERI 1 WONOSARI
Jalan Veteran Wonosari Gunungkidul É (0274) 391054
2013/2014

HALAMAN PENGESAHAN


PROPOSAL USAHA SKALA KECIL
“THE HEALT PURPLE”


Disusun oleh  :  Windhyasti Saputro
NISN : 1115535


Telah disahkan dan dipresentasikan di depan penguji

Penguji 1





Drs. Bambang Sudaryono
NIP. 19560717 198602 1 004
Penguji 2





Dra. Anastasia Onik Kartikaningsih, M.Pd.
NIP. 19641005 199003 2 005

Mengetahui
Kepala SMK N 1 Wonosari






Drs. Mudji Muljatna, M.M.
NIP. 19570919 198503 1 016




SMK NEGERI 1 WONOSARI
Jalan Veteran Wonosari Gunungkidul É (0274) 391054
2013/2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan nikmatnya, penyusunan proposal ini dapat terselesaikan dengan baik. Pada kesempatan kali ini penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada :
1.    Bapak Drs. H. Mudji Muldjatna, M.M. yang telah menyediakan fasilitas guna berlangsungnya kegiatan praktek kewirausahaan ini.
2.    Bapak Drs.Bambang Sudaryono, S.Pd yang telah membimbing dalam penyusunan proposal ini.
3.    Orang tua yang telah memberikan dukungan moril maupun nonmoril.
4.    Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan proposal ini.
Penyusunan proposal ini bertujuan untuk memberikan gambaran dalam memulai suatu usaha dan memotivasi pembaca agar dapat mewujudkan usahanya. Penyusun proposal ini juga diharapkan memberikan dorongan kepada kita semua untuk senantiasa aktif dalam kegiatan berwirausaha dengan prosedur yang ada.
Penyusun menyadari bahwa penyusunan proposal ini tidak jauh dari kesalahan dan kekurangan. Oleh karena itu penyusun sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi penyempurnaan proposal ini di kemudian hari.
Semoga bermanfaat.

Wonosari, 15 Februari 2014


Penyusun












Daftar Isi

Halaman Judul …………………………………………………………………………   i
Halaman Pengesahan ...................................... .................................................  ii
Kata Pengantar ...................................................................................................    iii
Daftar Isi ...............................................................................................................    iv
Deskripsi Umum...................................................................................................   v
BAB I PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang...................................................................................     .....       1
B.   Perumusan Visi Usaha………………………………………………………. 1
C.   Perumusan Misi Usaha…………………………………………………….... 1
D.   Tujuan Usaha…………………………………………………………………. 1
E.   Manfaat Usaha…………………………………………………………………            2
F.    Diskripsi  Usaha………………………………………………………………. 2
BAB II PEMBAHASAN
A.   Aspek Produk………………………………………………………………....  3
B.   Aspek Pemasaran………………………………….…………………………  5
C.   Aspek Teknis………………………………………………………………….  6
D.   Aspek Organisasi dan Manajemen .......................................................          6
E.   Aspek Yuridis………………………………………………………………….  7
F.    Aspek Keuangan…………………………………………...........................     7

BAB III PENUTUP
A.     Kesimpulan…………………………………………………………………..    10
B.     Saran………………………………………………………………………….    10
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………   11
LAMPIRAN………………………………………………………………………………   12











DESKRIPSI UMUM

A.  Identitas Usaha     
Nama Usaha                                    : ”THE HEALTH PURPLE”
Bentuk Usaha                                 : Perseorangan
Bidang Usaha                                 : Usaha Dagang
Lokasi                                               : Depan SMA N 2 PLAYEN, Logandeng, Playen
Nama Pemilik                                  : Windhyasti Saputro
Alamat Pemilik                                : Karangtengah I, Karangtengah, Wonosari,
                                                              Gunungkidul.
Email                                                  : windy_asti@ymail.com
Web                                                    : Windhyasti Saputro

B.  Informasi Usaha
Usaha ini didirikan di jalur utama Wonosari-Yogya guna mengenalkan kepada masyarakat tentang suatu produk olahan kuliner yang menyehatkan akan tetapi tetap tidak terlihat ketinggallan jaman serta menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar sehingga tingkat pengangguran dapat dikurangi. Selain itu juga untuk mendapatkan penghasilan dan keuntungan.

C.  Bentuk Usaha         
      Usaha ini merupakan bentuk usaha perseorangan yang modalnya diperoleh dari modal sendiri. Kemudian digunakan untuk memenuhi kegiatan-kegiatan operasi.







 BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
Burger merupakan makanan yang berasal dari Belanda, yang di sajikan untuk sarapan atau makan siang. Penggemar makanan ini terus bertambah terutama di kalangan orang muda. Burger adalah salah satu makanan asing yang berkembang di Indonesia melalui berbagai inovasi. Dahulu bagi sebagian orang burger merupakan suatu makanan yang mahal. Akan tetapi beberapa tahun belakangan ini burger populer di Indonesia, tak heran bila dari hari ke hari outlet burger mulai bermunculan di tanah air. Telah banyak kedai-kedai yang menjajakan burger dengan harga yang terjangkau terutama bagi kalangan pelajar dan mahasiswa. Oleh karena itu peluang usaha burger bisa menjadi pilihan usaha yang menggiurkan.
Salah satu inovasi lain dari olahan burger adalah mengganti daging burger dengan es krim ubi ungu yang dibuat bulat serupa daging burger. Selain lebih sehat, bahan pengganti ini juga memiliki kadar kalori dan lemak yang rendah bahkan hampir tidak ada. Ubi jalar mengandung banyak zat antosianin yang bisa mencegah kanker, sehingga dijamin menyehatkan apabila dijadikan bahan olahan makanan.
Es krim merupakan olahan kuliner yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia khususnya anak-anak. Bahkan hampir disetiap tempat kita dapat menemukan penjual es krim. Tidak hanya sebagai camilan atau makanan sampingan saja. Bahkan di hotel atau restauran es krim dijadikan sebagai makanan penutup. Biasanya es krim hanya terbuat dengan rasa vanila, coklat, stawberry, dan rasa buah-buahan lainnya. Dengan seiring perkembangan jaman es krim divariasikan dari berbagai jenis bahan. Salah satunya dengan ubi ungu. Variasi ini memunculkan mode baru pada olahan es krim.

B.   Perumusan Visi Usaha
1.    Menjadi pengusaha sukses yang terpercaya dan profesional
2.    Mengembangkan usaha sederhana menjadi usaha yang ternama di mata dunia
3.    Melatih masyarakat untuk mengembangkan usaha kecil
4.    Menjadi pengusaha yang pantang menyerah, jujur, ulet, disiplin, dan selalu mengutamakan kepentingan konsumen
5.    Menyediakan panganan sehat bagi masyarakat

C.   Perumusan Misi Usaha
1.    Memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen
2.    Menghasilkan produk yang berproduktivitas tinggi dengan kreasi penyajian yang menarik
3.    Memberikan kepuasan dan kualitas produk sesuai dengan keinginan pelanggan
4.    Membuat inovasi produk dengan memperhatikan kandungan gizi pada produk

D.   Tujuan Usaha
1.    Memenuhi kebutuhan konsumen dalam hal variasi makanan
2.    Mengenalkan kepada masyarakat luas bahwa ubi jalar dapat dibuat kreasi olahan makanan yang beraneka ragam
3.    Memperoleh keuntungan
4.    Melatih masyarakat mengembangkan usaha kecil
5.    Memanfaatkan bahan sederhana menjadi produk yang bernilai jual lebih dengan beberapa imajinasi dan kreatifitas 
6.    Melatih kemandirian pada diri masyarakat dan generasi muda
7.    Meningkatkan perekonomian

E.   Manfaat
1.    Mengembangkan jiwa wirausaha
2.    Menggali potensi masyarakat disekitar tempat usaha
3.    Menciptakan potensi berwirausaha pada suatu daerah
4.    Memperoleh keuntungan
5.    Meningkatkan taraf hidup seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan usaha maupun masyarakat sekitar
6.    Menciptakan peluang bagi masyarakat sekitar untuk menanam sumber bahan baku produk
7.    Memenuhi kebutuhan kosumen akan barang

F.    Deskripsi Usaha
Usaha ini bergerak dibidang produksi dan perdagangan yaitu mengolah ubi ungu menjadi burger es krim dan es krim dengan citarasa yang khas. Bahan baku dari produk ini juga relatif mudah dicari. Bahkan di daerah saya sendiri banyak petani yang menanam ubi jalar walaupun hanya bersifat musiman biasanya sekali dalam setahun.
Pemasaran dapat dilakukan dengan cara menjualnya sendiri di gerai kecil-kecilan milik sendiri. Gerai dapat didirikan disekitar sekolah, pasar, maupun tempat-tempat vital lainnya. Makanan ini dapat dinikmati oleh siapa saja baik tua maupun muda.






















BAB II
PEMBAHASAN
A.   ASPEK PRODUK
1.    Jenis Usaha atau Produk
Jenis usaha yang dilakukan adalah membuat dan menjual makanan yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Burger dan es krim adalah olahan makanan yang sering kita jumpai hampir diseluruh tempat mungkin hampir srtiap hari. Burger merupakan olahan yang lezat dari bahan dasar roti dan daging. Akan tetapi kita akan menghilangkan unsur daging dalam usaha burger ini.
Sedangkan es krim merupakan sebuah olahan yang terbuat dari campuran santan dan susu.  Tujuan pengolahan burger dan es krim dengan variasi baru ini, agar masyarakat tidak jenuh dengan citarasa burger dan es krim yang seperti itu-itu saja. Padahal kedua makanan itu juga dapat diolah dengan bahan lainnya.

2.    Jumlah Produk yang Akan Dibuat
Volume atau banyaknya produk yang akan dibuat adalah sesuai dengan permintaan atau kebutuhan konsumen. Akan tetapi dalam bulan pertama target penjualan kami adalah 600 buah untuk burger ice cream dan 500 buah untuk purple ice cream.

3.    Bahan dan Peralatan
A.    Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat burger adalah sebagai berikut:
a.    Roti burger
b.    Es krim yang dibuat bulat serupa daging burger (bahan yang digunakan sama dengan bahan membuat es krimnya dan kami mengambil dari es krim itu).

B.    Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat es krim adalah sebagai berikut:
1)    Bahan utama


a.    Santan/susu
b.    Kayu manis
c.    Cengkeh
d.    Gula pasir
e.    Garam
f.     Daun pandan
g.    Ubi jalar ungu
h.    Krim kocok segar



2)    Bahan-bahan untuk toping antara lain:


a.    Messes
b.    Buah
c.    Wafer
d.    Cookies yang dihancurkan
e.    Coklat
f.     Susu coklat ataupun putih





C.    Peralatan yang dibutuhkan antara lain:
Boks pendingin kecil/freezer kecil
Alat Penyaring (Penekan Kentang)
Wajan anti lengket/teflon
Mixer
Panci
Baskom
Timbangan
Etalase 
Pisau & garpu
Solet
Kompor gas 
Alat Pengukus
Gelas
Tabung Gas
Piring
Mangkuk
Sendok
Parut
4.    Jumlah Tenaga Kerja
Tenaga kerja yang dibutuhkan adalah 2 orang baik pria maupun wanita.

5.    Proses Produksi


a.    Pembuatan Ice Cream
ü  Kupas, cuci bersih dan kemudian kukus ubi jalar selama 15 menit
ü  Kukus ubi jalar ungu hingga lunak, haluskan selagi panas dengan disaring atau dengan penekan kentang (jangan lumatkan dengan blender)
ü  Tambahkan daun pandan yang telah disobek dan disimpulkan. Masak dengan menambah gula pasir dan bahan lainnya sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai mendidih. Sisihkan. (daun pandan dapat dipetik dari kebun sendiri)
ü  Campurkan ubi ungu pada santan aduk rata. Saring lagi bila perlu.
ü  Pindahkan adonan kedalam container plastik atau lebih baik lagi wadah dari stainless steel. Tutup rapat dan dinginkan dulu dalam freezer agar adonan cukup dingin.
ü  Kocok krim hingga kaku dalam mangkuk yang telah didinginkan dalam freezer. Gunakan kecepatan sedang. Masukkan krim kocok ke dalam adonan yang telah dingin, aduk balik hingga rata.
ü  Membekukan : pindahkan adonan ke dalam container plastik, bekukan sampai adonanpada pinggir wadah mulai mengeras. Keluarkan haluskan dengan mixer atau dalam blender.
ü  Bekukan lagi. Lakukan proses ini 2-3 kali sampai es krim benar-benar membeku dan keras.

b.    Pembuatan Burger Ice Cream


] Es krim burger dapat dari bahan yang sama yang digunakan untuk membuat minuman tetapi lebih padat dan dibuat bulat pipih
] Lalu simpan pada lemari es atau freezer agar tetap beku
] Kemudian belah roti burger menjadi 2 bagian
] Letakkan es krim diantara 2 belahan itu

c.    Penyajian
Es krim disajikan apabila ada pesanan dengan racikan yang telah disesuaikan. Dengan tambahan-tambahan toping yang akan menambah sedikit citarasa.
Sedang burger disajikan dengan ditaruh di dalam piring khusus dan dilengkapi dengan pisau dan garpu.

6.    Biaya Produksi
a.    Biaya Bahan Baku
Ubi Jalar Ungu : 150 kg @ Rp 7.500,00                                Rp 1.125.000,00
Roti :  600 buah @ Rp 1.200,00                                              Rp    720.000,00
                  Jumlah Bahan Baku                                                            Rp 1.845.000,00

b.    Biaya Bahan Penolong per bulan
Kayu manis                                             : Rp    22.000,00
Buah                                                        : Rp    95.000,00
Cookies                                                   : Rp    27.000,00
Messes                                                    : Rp    15.000,00
Susu Cair                                                            : Rp    34.000,00
Garam                                                      : Rp    13.000,00
Cengkeh                                                 : Rp    20.000,00
Gula pasir : 10 kg @ Rp 14.000,00     : Rp  140.000,00
Krim kocok segar                                   : Rp    63.000,00
Kelapa                                                     : Rp  100.000,00                                           Jumlah Bahan Penolong                                                 Rp    529.000,00
      Total Biaya Produksi per bulan                                      Rp 2.374.000,00

7.    Rencana Perluasan
ü  Ekstensifikasi
Apabila usaha telah berkembang pesat dan mempunyai banyak pelanggan, maka akan dibutuhkan banyak tenga kerja (karyawan). Sehingga akan memberikan lapangan pekerjaan karena dapat menyerap tenaga kerja dari warga masyarakat di lingkungan sekitar.
ü  Intensifikasi
Dilakukan dengan cara meningkatkan produktifitas kerja, yaitu dengan cara:
a.    Menambah jumlah peralatan untuk menunjang peningkatan produktifitas
b.    Selektif dalam memilih karyawan yang mempunyai ketrampilan memasak, diusahakan memiliki latar belakang memasak misalnya seorang lulusan SMK dari jurusan tata boga.
c.    Memberikan pelatihan-pelatihan khusus kepada karyawan agar tidak canggung melakukan pekerjaannya.
d.    Mengganti peralatan yang sudah tidak digunakan dengan peralatan baru.

B.   ASPEK PEMASARAN
1.    Segmen Pasar
Sasaran usaha ini adalah semua umur terutama anak-anak dan remaja (kalangan pelajar dan mahasiswa) yang gemar dengan inovasi makanan seperti ini. Serta semua kalangan mulai dari kalangan bawah sampai kalangan atas, mulai dari pelajar sampai petinggi negara juga banyak yang menyukai makanan ini. Karena harganya merakyat dan rasanya yang tidak kalah dengan citarasa dari negara asalnya. Menjadikan usaha ini berpotensi untuk berhasil karena di daerah ini belum ada yang melakukan inovasi seperti ini.
2.    Strategi Pasar
Strategi pemasaran yaitu dengan rencana penentuan lokasi usaha.The Health Purple berlokasi di depan SMA N 2 Playen, Logandeng, Playen. Tempat ini dipilih karena terletak di depan sebuah sekolah. Selain itu tempat ini merupakan jalur utama menuju daerah kota Yogya, yang pastinya ramai dan banyak dilewati kendaraan.
3.    Rencana Promosi
Promosi awal dilakukan dengan memasang papan nama di berbagai tempat yang dianggap strategis, melalui jejaring sosial seperti facebook, twitter dan blog. Agar lebih menarik pelanggan, pada 7 hari pertama dibukanya usaha ini setiap pembelian 1 paket burger dan ice cream akan diberi 1 cup es krim tambahan. Selain itu juga dengan cara memasang papan nama dan dengan menempel atau menyebarkan brosur. Yang paling cepat melalui mulut ke mulut.
4.    Penetapan Harga Jual
Penetapan harga jual didasarkan pada daya beli masyarakat dan jumlah harga  pokoknya sehingga produk ini dapat dinikmati dan dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Harga jual ditetapkan berdasarkan biaya yang dikeluarkan dibagi jumlah produk yang ingin dibuat dan kemudian ditambah dengan prosentase keuntungan yang diinginkan. Harga jualnya adalah sebagai berikut:
No
Nama Produk
Harga
1
Burger Ice Cream
Rp   5.000,00
2
Purple Ice Cream
Rp   5.000,00

5.    Sistem Penjualan
Kami menjual makanan ini kepada konsumen secara langsung yaitu konsumen akan datang langsung dan membeli makanan kami. Pembayaran dilakukan secara tunai.

C.   ASPEK TEKNIS
1.    Display
Di tempat usaha, produk dipajang di etalase atau gerobak agar mudah dilihat dan dijangkau pelanggan, sehingga pelanggan dapat melihat produk dengan seksama. Selain itu di depan etalase atau gerobak ditempeli spanduk yang bertuliskan jenis makanan yang ditawarkan.
2.    Kebutuhan Tenaga Kerja
Karena usaha kami masih dalam skala kecil dan belum benyak permintaan di pasaran maka tenaga kerja yang dibutuhkan tidak terlalu banyak. Sehingga hanya akan dilakukan oleh 3 orang saja, 1 orang pemilik, 1 orang sebagai juru masak, dan 1 orang lagi sebagai tenaga bersih-bersih & pelayan. 
3.    Kebutuhan Peralatan Kerja


v  Meja
v  Nampan
v  Kursi
v  Gerobak/Etalase
v  Asbak
v  Kotak tisu
v  Tisu


D.   ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN
1.    Struktur Organisasi

Description: Description: Description: orgstaff.jpg











2.    Uraian Pembagian Kerja
Pemimpin Perusahaan
v  Mengelola usaha, mengawasi, serta memimpin karyawan dalam melakukan tugas.
v  Memberikan arahan mengenai tata cara bekerja dan melayani konsumen.
v  Menerima masukkan dari konsumen dan menyalurkan  masukkan tersebut kepada pemimpin untuk direalisasikan
v  Melakukan managemen kerja dan mengurusi keuangan
Karyawan
v  Melayani konsumen dengan sopan, ramah dan baik
v  Memberikan kenyamanan penuh bagi konsumen
Pelanggan
v  Memesan produk

3.    Sistem Balas Jasa
Sistem balas jasa yang akan diberikan atas pekerjaan yang telah dilakukan dengan memberikan upah atau gaji kepada karyawam. Upah atau gaji tersebut adalah sebagai berikut:
Jabatan
 Personil
Gaji / Bulan
 Gaji
Karyawan Dan Bersih-bersih
1 Orang
Rp. 600.000,00
Rp.600.000,00
Tukang Masak
1 Orang
Rp. 700.000,00
Rp. 700.000,00

4.    Risiko dan Hambatan
6  Apabila cuaca tidak mendukung sulit untuk memperoleh bahan baku
6  Kondisi pasar yang berkaitan dengan kenaikan bahan-bahan
6  Kualitas produk yang menurun saat bahan baku sedikit sulit diperoleh karena bahan baku yang tersedia kurang baik

5.     Tindakan Alternatif
6  Memesan ke daerah lain yang merupakan penghasil ubi jalar ungu
6  Menanam sendiri di rumah
6  Menekan penggunaan bahan-bahan penolong saat terjadi kenaikan

E.   ASPEK YURIDIS
1.    Tata Tertib Kerja
ü  Karyawan harus hadir dari pukul 06.00-21.30
ü  Menjaga kebersihan lingkungan tempat kerja
ü  Jujur dan disiplin
ü  Rapi
ü  Menggunakan kelengkapan kerja yang diperlukan

2.    Keselamatan Kerja
ü  Pada saat mengolah bahan baku, menggunakan celemek
ü  Menggunakan alas kaki dan alas tangan/sarung tangan pada saat mengolah bahan
ü  Menggunakan masker untuk menutup hidung agar tidak terkena asap saat memasak dan agar tidak terkena debu saat bersih-bersih.

F.    ASPEK KEUANGAN
1.    Sumber Modal
Modal Sendiri                                                                                   Rp  35.000.000,00              
2.    Investasi
·         Peralatan                                    
-          Meja kursi                              Rp  1.000.000,00
-          Alat makan & masak           Rp  1.500.000,00
-          Gerobak                                 Rp  2.500.000,00
-          Bok pendingin kecil                        Rp  1.000.000,00
-          Kompor Gas & Tabung       Rp  1.000.000,00
Jumlah Peralatan                                            Rp   7.000.000,00
·         Tempat (Menyewa 5 tahun)                                Rp. 20.000.000,00
                        Total  Investasi                                                                     Rp 27.000.000,00
                                                Kas Sisa                                                       Rp  8.000.000,00
                       


3.    Biaya-Biaya Pendukung yang Dikeluarkan Selama 1 Bulan
a.    Biaya Tenaga Kerja
2 orang : Rp 600.000,00 & Rp 700.000,00                            Rp 1.300.000,00

b.    Biaya Lain-lain
Biaya Listrik dan Air                               : Rp 225.000,00
Transportasi                                            : Rp 100.000,00
Biaya Penyusutan                                 : Rp   65.000,00
Perlengkapan                                         : Rp   50.000,00
Biaya Lain-lain                                       : Rp   77.000,00
      Jumlah Biaya Lain-lain                                                       Rp    517.000,00

4.    Perhitungan Rugi/ Laba
Rencana Pendapatan  1 bulan :
Produk
Harga Satuan
Penjualan
Jumlah Penjualan
Burger Ice Cream
Rp 5.000,00
600 buah
Rp 3.000.000,00
Purple Ice Cream
Rp 5.000,00
500 buah
Rp 3.000.000,00
Total
Rp 6.000.000,00

Penjualan/pendapatan                                                       Rp 6.000.000,00
HPP :
BBB                : Rp 1.845.000,00
BBP                : Rp   529.000,00
BTK                : Rp 1.300.000,00
BOP                : Rp    517.000,00
Jumlah HPP per bulan                                                       Rp 4.191.000,00   
Rencana Laba per bulan                                                  Rp1.809.000,00  
           
5.    Analisis Break Event Point
a.    BBB                                              Rp 1.845.000,00
b.    BBP                                              Rp    529.000,00
c.    BTK                                              Rp 1.300.000,00
d.    BOP                                              Rp    517.000,00   
Rp 4.191.000,00
BEP          =
Jumlah Biaya x Porsi

Harga Jual
BEP          =
4.191.000x1

10.000
                          =  419,1 à 419 porsi untuk 2 jenis makanan
Kesimpulan BEP : agar usaha produksi The Health Purple tidak mengalami gulung tikar/kerugian paling tidak penjualannya harus mencapai BEP 390 porsi.




Rekapitulasi dana yang dibutuhkan :
1.    Jumlah modal investasi                                                                        Rp 27.000.000,00
2.    Jumlah kebutuhan bahan baku                                             Rp       970.000,00
3.    Jumlah kebutuhan bahan penolong                                     Rp       529.000,00
4.    Jumlah kebutuhan tenaga kerja                                             Rp    1.300.000,00
5.    Jumlah kebutuhan lain-lain                                                    Rp       517.000,00  
Jumlah kebutuhan modal seluruhnya                                              Rp 30.816.000,00



ARUS KAS (CASH FLOW)


Keterangan
Bulan I
Bulan II
a. Penerimaan


     Kas Awal
8.000.000
9.809.000
     Penjualan
6.000.000
6.000.000
Jumlah Penerimaan (A)
14.000.000
15.809.000



b. Pengeluaran


     Biaya Bahan Baku
1.845.000
1.845.000
     Biaya Bahan Penolong
529.000
529.000
     Biaya Tenaga Kerja
1.300.000
1.300.000
     Biaya Listrik dan Air
225.000
225.000
     Biaya Transportasi
100.000
150.000
     Biaya Perlengkapan
50.000
50.000
     Biaya Penyusutan
65.000
65.000
     Biaya  Lain-lain
77.000
75.000
Jumlah Pengeluaran (B)
4.191.000
4.239.000



Kas Akhir (A-B)
9.809.000
11.570.000












BAB III
PENUTUP
A.   Kesimpulan
a.      Usaha ini adalah suatu usaha yang bergerak dibidang perdagangan (kuliner) yang merupakan inovasi baru di dunia kuliner Indonesia
b.      Dalam pembuatan proposal ini terkandung 6 Aspek yaitu Aspek Produk, Aspek Pemasaran, Aspek Teknis, Aspek Organisasi dan Manajemen, Aspek Yuridis, dan Aspek Keuangan.
c.      Dalam setiap aspek berisi hal-hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan kegiatan usaha.
d.      Untuk mendirikan suatu usaha perlu persiapan yang matang serta managemen yang baik.
e.      Proposal ini sebagai tolak ukur  dalam pelaksanaan kegiatan usaha tersebut.



B.   Saran
a.    Diharapkan pemerintah daerah lebih memperhatikan usaha kecil yang dilakukan dengan tujuan untuk menambah jumlah wirausaha.
b.    Diharapkan masyarakat luas tahu bagaimana membuat atau membangaun usaha dengan cara yang baik dan benar sehingga keuntungan dapat dicapai.
c.    Diharapkan dengan adanya usaha ini dapat menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran.
d.    Diharapkan dengan usaha ini pula, akan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk mendirikan usaha.
e.    Sebaiknya dalam merencanakan suatu usaha perlu dibuat proposal agar kita dapat mengetahui sejauh mana kemampuan kita dalam bidang usaha tersebut.
























DAFTAR PUSTAKA

ü  www.kompas.com
ü  Modul kewirausahaan kelas XII semester ganjil tahun 2013/2014 tentang proposal
ü  Kurniawati, Abita. 2011.Proposal Usaha Kecil “Keripik Pisang”.Wonosari.






























               

           

LAMPIRAN


           


1 comment:

PERSPEKTIF PANCASILA DALAM KAJIAN DINAMIKA POLITIK DI INDONESIA

PERSPEKTIF PANCASILA DALAM KAJIAN DINAMIKA POLITIK DI INDONESIA Oleh : Salvika Janti Lestari [*] ) Perspektif Pancasil...