HALAMAN
JUDUL
“THE
HEALT PURPLE”
Disusun Oleh :
Windhyasti Saputro
1115535
XII AK 1
PROPOSAL USAHA INI DITULIS UNTUK MEMENUHI
PERSYARATAN UJIAN PRAKTIK
KEWIRAUSAHAAN
SMK NEGERI 1 WONOSARI
Jalan Veteran Wonosari Gunungkidul É
(0274) 391054
2013/2014
HALAMAN PENGESAHAN
PROPOSAL USAHA
SKALA KECIL
“THE HEALT PURPLE”
Disusun oleh :
Windhyasti Saputro
NISN : 1115535
Telah disahkan dan
dipresentasikan di depan penguji
Penguji 1
Drs. Bambang Sudaryono
NIP. 19560717 198602 1 004
|
Penguji 2
Dra. Anastasia
Onik Kartikaningsih, M.Pd.
NIP. 19641005
199003 2 005
|
Mengetahui
Kepala SMK N 1
Wonosari
Drs. Mudji
Muljatna, M.M.
NIP. 19570919
198503 1 016
|
SMK NEGERI 1 WONOSARI
Jalan Veteran Wonosari
Gunungkidul É (0274) 391054
2013/2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena
atas limpahan rahmat dan nikmatnya, penyusunan proposal ini dapat terselesaikan
dengan baik. Pada kesempatan kali ini penulis mengucapkan banyak terimakasih
kepada :
1. Bapak Drs. H. Mudji Muldjatna,
M.M. yang telah menyediakan fasilitas
guna berlangsungnya kegiatan praktek kewirausahaan ini.
2. Bapak Drs.Bambang Sudaryono, S.Pd yang telah membimbing dalam
penyusunan proposal ini.
3. Orang tua yang telah memberikan
dukungan moril maupun nonmoril.
4. Semua pihak yang telah membantu
dalam penyusunan proposal ini.
Penyusunan proposal ini bertujuan untuk memberikan
gambaran dalam memulai suatu usaha dan memotivasi pembaca agar dapat mewujudkan
usahanya. Penyusun proposal ini juga diharapkan memberikan dorongan kepada kita
semua untuk senantiasa aktif dalam kegiatan berwirausaha dengan prosedur yang
ada.
Penyusun menyadari bahwa penyusunan proposal ini tidak
jauh dari kesalahan dan kekurangan. Oleh karena itu penyusun sangat
mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi penyempurnaan proposal ini di
kemudian hari.
Semoga bermanfaat.
Wonosari, 15 Februari 2014
Penyusun
Daftar Isi
Halaman Judul
………………………………………………………………………… i
Halaman Pengesahan ......................................
................................................. ii
Kata
Pengantar
................................................................................................... iii
Daftar
Isi
............................................................................................................... iv
Deskripsi
Umum................................................................................................... v
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang................................................................................... ..... 1
B.
Perumusan Visi Usaha………………………………………………………. 1
C.
Perumusan Misi Usaha…………………………………………………….... 1
D.
Tujuan Usaha…………………………………………………………………. 1
E.
Manfaat Usaha………………………………………………………………… 2
F.
Diskripsi Usaha………………………………………………………………. 2
BAB II PEMBAHASAN
A.
Aspek Produk……………………………………………………………….... 3
B.
Aspek Pemasaran………………………………….………………………… 5
C.
Aspek Teknis…………………………………………………………………. 6
D.
Aspek Organisasi dan Manajemen
....................................................... 6
E.
Aspek Yuridis…………………………………………………………………. 7
F.
Aspek Keuangan…………………………………………........................... 7
BAB III PENUTUP
A.
Kesimpulan………………………………………………………………….. 10
B.
Saran…………………………………………………………………………. 10
DAFTAR
PUSTAKA…………………………………………………………………… 11
LAMPIRAN……………………………………………………………………………… 12
DESKRIPSI UMUM
A. Identitas Usaha
Nama Usaha :
”THE HEALTH PURPLE”
Bentuk Usaha : Perseorangan
Bidang Usaha : Usaha Dagang
Lokasi :
Depan SMA N 2 PLAYEN, Logandeng, Playen
Nama Pemilik : Windhyasti Saputro
Alamat Pemilik : Karangtengah I, Karangtengah,
Wonosari,
Gunungkidul.
Email : windy_asti@ymail.com
Web : Windhyasti Saputro
B. Informasi Usaha
Usaha ini didirikan di jalur utama Wonosari-Yogya guna
mengenalkan kepada masyarakat tentang suatu produk olahan kuliner yang
menyehatkan akan tetapi tetap tidak terlihat ketinggallan jaman serta
menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar sehingga tingkat
pengangguran dapat dikurangi. Selain itu juga untuk mendapatkan penghasilan dan
keuntungan.
C. Bentuk Usaha
Usaha ini
merupakan bentuk usaha perseorangan yang modalnya diperoleh dari modal sendiri.
Kemudian digunakan untuk memenuhi kegiatan-kegiatan operasi.
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Burger merupakan makanan yang berasal dari Belanda, yang
di sajikan untuk sarapan atau makan siang.
Penggemar makanan ini terus bertambah terutama di kalangan orang muda. Burger adalah salah satu makanan
asing yang berkembang di Indonesia melalui berbagai inovasi. Dahulu bagi
sebagian orang burger merupakan suatu makanan yang mahal. Akan tetapi beberapa tahun belakangan ini
burger populer di Indonesia, tak heran bila dari hari ke hari outlet burger
mulai bermunculan di tanah air. Telah banyak kedai-kedai yang menjajakan burger dengan
harga yang terjangkau terutama bagi kalangan pelajar dan mahasiswa. Oleh
karena itu peluang
usaha burger bisa menjadi pilihan
usaha yang menggiurkan.
Salah satu inovasi lain dari olahan burger adalah mengganti daging
burger dengan es krim ubi ungu yang dibuat bulat serupa daging burger. Selain
lebih sehat, bahan pengganti ini juga memiliki kadar kalori dan lemak yang
rendah bahkan hampir tidak ada. Ubi
jalar mengandung banyak zat antosianin yang bisa mencegah kanker, sehingga dijamin menyehatkan
apabila dijadikan bahan olahan makanan.
Es krim merupakan olahan kuliner yang banyak digemari oleh masyarakat
Indonesia khususnya anak-anak. Bahkan hampir disetiap tempat kita dapat
menemukan penjual es krim. Tidak hanya sebagai camilan atau makanan sampingan
saja. Bahkan di hotel atau restauran es krim dijadikan sebagai makanan penutup.
Biasanya es krim hanya terbuat dengan rasa vanila, coklat, stawberry, dan rasa
buah-buahan lainnya. Dengan seiring perkembangan jaman es krim divariasikan
dari berbagai jenis bahan. Salah satunya dengan ubi ungu. Variasi ini
memunculkan mode baru pada olahan es krim.
B. Perumusan Visi Usaha
1. Menjadi pengusaha sukses yang
terpercaya dan profesional
2. Mengembangkan usaha sederhana
menjadi usaha yang ternama di mata dunia
3. Melatih masyarakat untuk
mengembangkan usaha kecil
4. Menjadi pengusaha yang pantang
menyerah, jujur, ulet, disiplin, dan selalu mengutamakan kepentingan konsumen
5. Menyediakan panganan sehat bagi
masyarakat
C. Perumusan Misi Usaha
1.
Memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen
2.
Menghasilkan produk yang berproduktivitas tinggi dengan kreasi penyajian
yang menarik
3.
Memberikan kepuasan dan kualitas produk sesuai dengan keinginan
pelanggan
4.
Membuat inovasi produk dengan memperhatikan kandungan gizi pada produk
D. Tujuan Usaha
1.
Memenuhi kebutuhan konsumen dalam hal variasi makanan
2.
Mengenalkan kepada masyarakat luas bahwa ubi jalar dapat dibuat kreasi
olahan makanan yang beraneka ragam
3.
Memperoleh keuntungan
4.
Melatih masyarakat mengembangkan usaha kecil
5.
Memanfaatkan bahan sederhana menjadi produk yang bernilai jual lebih
dengan beberapa imajinasi dan kreatifitas
6.
Melatih kemandirian pada diri masyarakat dan generasi muda
7. Meningkatkan perekonomian
E. Manfaat
1. Mengembangkan jiwa wirausaha
2. Menggali potensi masyarakat
disekitar tempat usaha
3. Menciptakan potensi berwirausaha
pada suatu daerah
4. Memperoleh keuntungan
5. Meningkatkan taraf hidup seluruh
pihak yang terlibat dalam kegiatan usaha maupun masyarakat sekitar
6. Menciptakan peluang bagi
masyarakat sekitar untuk menanam sumber bahan baku produk
7. Memenuhi kebutuhan kosumen akan
barang
F. Deskripsi Usaha
Usaha ini bergerak dibidang produksi dan perdagangan
yaitu mengolah ubi ungu menjadi burger es krim
dan es krim dengan citarasa yang khas. Bahan baku dari produk ini juga relatif
mudah dicari. Bahkan di daerah saya sendiri banyak petani yang menanam ubi
jalar walaupun hanya bersifat musiman biasanya sekali dalam setahun.
Pemasaran dapat dilakukan dengan cara menjualnya
sendiri di gerai kecil-kecilan milik sendiri. Gerai dapat didirikan disekitar
sekolah, pasar, maupun tempat-tempat vital lainnya. Makanan ini dapat dinikmati
oleh siapa saja baik tua maupun muda.
BAB II
PEMBAHASAN
A. ASPEK PRODUK
1. Jenis Usaha atau Produk
Jenis usaha yang dilakukan adalah
membuat dan menjual makanan yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat
Indonesia. Burger dan es krim adalah olahan makanan yang sering kita jumpai
hampir diseluruh tempat mungkin hampir srtiap hari. Burger merupakan olahan
yang lezat dari bahan dasar roti dan daging. Akan tetapi kita akan
menghilangkan unsur daging dalam usaha burger ini.
Sedangkan es krim merupakan
sebuah olahan yang terbuat dari campuran santan dan susu. Tujuan pengolahan burger dan es krim dengan
variasi baru ini, agar masyarakat tidak jenuh dengan citarasa burger dan es
krim yang seperti itu-itu saja. Padahal kedua makanan itu juga dapat diolah
dengan bahan lainnya.
2. Jumlah Produk yang Akan Dibuat
Volume atau banyaknya produk yang
akan dibuat adalah sesuai dengan permintaan atau kebutuhan konsumen. Akan tetapi dalam bulan pertama target
penjualan kami adalah 600 buah untuk burger ice cream dan 500 buah untuk purple
ice cream.
3. Bahan dan Peralatan
A.
Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat burger adalah sebagai berikut:
a.
Roti burger
b.
Es krim yang dibuat bulat serupa daging burger (bahan yang digunakan sama dengan bahan membuat es
krimnya dan kami mengambil dari es krim itu).
B.
Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat es krim adalah sebagai
berikut:
1)
Bahan utama
a.
Santan/susu
b.
Kayu manis
c.
Cengkeh
d.
Gula pasir
e.
Garam
f.
Daun pandan
g.
Ubi jalar ungu
h.
Krim kocok segar
2)
Bahan-bahan untuk toping antara lain:
a.
Messes
b.
Buah
c.
Wafer
d.
Cookies
yang dihancurkan
e.
Coklat
f.
Susu coklat ataupun putih
C.
Peralatan yang dibutuhkan antara lain:
Boks
pendingin kecil/freezer kecil
|
Alat Penyaring (Penekan
Kentang)
|
Wajan
anti lengket/teflon
|
Mixer
|
Panci
|
Baskom
|
Timbangan
|
Etalase
|
Pisau &
garpu
|
Solet
|
Kompor gas
|
Alat
Pengukus
|
Gelas
|
Tabung Gas
|
Piring
|
Mangkuk
|
Sendok
|
Parut
|
4.
Jumlah Tenaga Kerja
Tenaga kerja yang dibutuhkan adalah 2 orang baik pria
maupun wanita.
5. Proses Produksi
a.
Pembuatan Ice Cream
ü
Kupas, cuci bersih dan kemudian kukus ubi jalar selama 15 menit
ü
Kukus ubi jalar ungu hingga lunak, haluskan selagi panas dengan disaring
atau dengan penekan kentang (jangan lumatkan dengan blender)
ü
Tambahkan daun pandan yang telah disobek dan disimpulkan. Masak dengan
menambah gula pasir dan bahan lainnya sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai
mendidih. Sisihkan. (daun pandan dapat dipetik dari kebun sendiri)
ü
Campurkan ubi ungu pada santan aduk rata. Saring lagi bila perlu.
ü
Pindahkan adonan kedalam container plastik atau lebih baik lagi wadah
dari stainless steel. Tutup rapat dan dinginkan dulu dalam freezer agar adonan
cukup dingin.
ü
Kocok krim hingga kaku dalam mangkuk yang telah didinginkan dalam
freezer. Gunakan kecepatan sedang. Masukkan krim kocok ke dalam adonan yang
telah dingin, aduk balik hingga rata.
ü
Membekukan : pindahkan adonan ke dalam container plastik, bekukan sampai
adonanpada pinggir wadah mulai mengeras. Keluarkan haluskan dengan mixer atau
dalam blender.
ü
Bekukan lagi. Lakukan proses ini 2-3 kali sampai es krim benar-benar
membeku dan keras.
b.
Pembuatan Burger Ice Cream
]
Es krim burger dapat dari bahan yang sama yang digunakan untuk membuat
minuman tetapi lebih padat dan dibuat bulat pipih
]
Lalu simpan pada lemari es atau freezer agar tetap beku
]
Kemudian belah roti burger menjadi 2 bagian
]
Letakkan es krim diantara 2 belahan itu
c.
Penyajian
Es krim disajikan apabila ada
pesanan dengan racikan yang telah disesuaikan. Dengan tambahan-tambahan toping yang
akan menambah sedikit citarasa.
Sedang burger
disajikan dengan ditaruh
di dalam piring khusus dan dilengkapi dengan pisau dan garpu.
6.
Biaya Produksi
a.
Biaya Bahan Baku
Ubi
Jalar Ungu : 150 kg @ Rp 7.500,00 Rp 1.125.000,00
Roti
: 600 buah @ Rp 1.200,00 Rp 720.000,00
Jumlah Bahan Baku Rp 1.845.000,00
b.
Biaya Bahan Penolong per bulan
Kayu
manis :
Rp 22.000,00
Buah
:
Rp 95.000,00
Cookies :
Rp 27.000,00
Messes :
Rp 15.000,00
Susu
Cair :
Rp 34.000,00
Garam :
Rp 13.000,00
Cengkeh :
Rp 20.000,00
Gula
pasir : 10 kg @ Rp 14.000,00 : Rp 140.000,00
Krim
kocok segar :
Rp 63.000,00
Kelapa
:
Rp 100.000,00 Jumlah Bahan Penolong Rp 529.000,00
Total Biaya Produksi per bulan Rp 2.374.000,00
7.
Rencana Perluasan
ü
Ekstensifikasi
Apabila
usaha telah berkembang pesat dan mempunyai banyak pelanggan, maka akan dibutuhkan
banyak tenga kerja (karyawan). Sehingga akan memberikan lapangan pekerjaan
karena dapat menyerap tenaga kerja dari warga masyarakat di lingkungan sekitar.
ü
Intensifikasi
Dilakukan
dengan cara meningkatkan produktifitas kerja, yaitu dengan cara:
a.
Menambah jumlah peralatan untuk menunjang peningkatan produktifitas
b.
Selektif dalam memilih karyawan yang mempunyai ketrampilan memasak,
diusahakan memiliki latar belakang memasak misalnya seorang lulusan SMK dari
jurusan tata boga.
c.
Memberikan pelatihan-pelatihan khusus kepada karyawan agar tidak
canggung melakukan pekerjaannya.
d.
Mengganti peralatan yang sudah tidak digunakan dengan peralatan baru.
B. ASPEK PEMASARAN
1. Segmen Pasar
Sasaran usaha ini adalah semua
umur terutama anak-anak dan remaja (kalangan pelajar dan mahasiswa) yang gemar
dengan inovasi makanan seperti ini. Serta semua kalangan mulai dari kalangan
bawah sampai kalangan atas, mulai dari pelajar sampai petinggi negara juga
banyak yang menyukai makanan ini. Karena harganya merakyat dan rasanya yang
tidak kalah dengan citarasa dari negara asalnya. Menjadikan usaha ini
berpotensi untuk berhasil karena di daerah ini belum ada yang melakukan inovasi
seperti ini.
2. Strategi Pasar
Strategi
pemasaran yaitu dengan rencana penentuan lokasi usaha.The Health Purple berlokasi di depan SMA N 2
Playen, Logandeng, Playen. Tempat ini dipilih karena terletak di depan sebuah
sekolah. Selain itu tempat ini merupakan jalur utama menuju daerah kota Yogya,
yang pastinya ramai dan banyak
dilewati kendaraan.
3. Rencana Promosi
Promosi awal dilakukan dengan
memasang papan nama di berbagai tempat yang dianggap strategis, melalui
jejaring sosial seperti facebook, twitter dan blog. Agar lebih menarik
pelanggan, pada 7 hari pertama dibukanya usaha ini setiap pembelian 1 paket burger dan ice cream akan diberi 1
cup es krim tambahan. Selain itu juga dengan cara memasang papan nama dan dengan menempel
atau menyebarkan brosur. Yang paling cepat melalui mulut ke mulut.
4. Penetapan Harga Jual
Penetapan harga jual didasarkan
pada daya beli masyarakat dan jumlah harga
pokoknya sehingga produk ini dapat dinikmati dan dijangkau oleh seluruh
lapisan masyarakat. Harga jual ditetapkan
berdasarkan biaya yang dikeluarkan dibagi jumlah produk yang ingin dibuat dan
kemudian ditambah dengan prosentase keuntungan yang diinginkan. Harga jualnya adalah sebagai
berikut:
No
|
Nama Produk
|
Harga
|
1
|
Burger Ice Cream
|
Rp 5.000,00
|
2
|
Purple Ice Cream
|
Rp 5.000,00
|
5.
Sistem Penjualan
Kami menjual makanan ini kepada
konsumen secara langsung yaitu konsumen akan datang langsung dan membeli
makanan kami. Pembayaran dilakukan secara tunai.
C. ASPEK TEKNIS
1. Display
Di tempat usaha, produk dipajang
di etalase atau gerobak agar mudah dilihat dan dijangkau pelanggan, sehingga
pelanggan dapat melihat produk dengan seksama. Selain itu di depan etalase atau
gerobak ditempeli spanduk yang bertuliskan jenis makanan yang ditawarkan.
2. Kebutuhan Tenaga Kerja
Karena usaha kami masih dalam
skala kecil dan belum benyak permintaan di pasaran maka tenaga kerja yang
dibutuhkan tidak terlalu banyak. Sehingga hanya akan dilakukan oleh 3 orang
saja, 1 orang pemilik, 1 orang sebagai juru masak, dan 1 orang lagi sebagai tenaga
bersih-bersih & pelayan.
3. Kebutuhan Peralatan Kerja
v
Meja
|
v
Nampan
|
v
Kursi
|
v
Gerobak/Etalase
|
v
Asbak
|
v
Kotak tisu
|
v
Tisu
|
D. ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN
1. Struktur Organisasi

2. Uraian Pembagian Kerja
Pemimpin Perusahaan
|
v
Mengelola
usaha, mengawasi, serta memimpin karyawan dalam melakukan tugas.
v
Memberikan
arahan mengenai tata cara bekerja dan melayani konsumen.
v
Menerima
masukkan dari konsumen dan menyalurkan
masukkan tersebut kepada pemimpin untuk direalisasikan
v
Melakukan
managemen kerja dan mengurusi keuangan
|
Karyawan
|
v
Melayani
konsumen dengan sopan, ramah dan baik
v
Memberikan
kenyamanan penuh bagi konsumen
|
Pelanggan
|
v
Memesan
produk
|
3. Sistem Balas Jasa
Sistem balas jasa yang akan
diberikan atas pekerjaan yang
telah dilakukan dengan memberikan upah atau gaji
kepada karyawam.
Upah atau gaji tersebut adalah sebagai berikut:
Jabatan
|
Personil
|
Gaji / Bulan
|
Gaji
|
Karyawan Dan Bersih-bersih
|
1 Orang
|
Rp. 600.000,00
|
Rp.600.000,00
|
Tukang
Masak
|
1 Orang
|
Rp. 700.000,00
|
Rp. 700.000,00
|
4.
Risiko dan Hambatan
6
Apabila cuaca tidak mendukung sulit untuk memperoleh bahan baku
6
Kondisi pasar yang berkaitan dengan kenaikan bahan-bahan
6
Kualitas produk yang menurun
saat bahan baku sedikit sulit diperoleh karena
bahan baku yang tersedia kurang baik
5. Tindakan Alternatif
6
Memesan ke daerah lain yang merupakan penghasil ubi jalar ungu
6
Menanam sendiri di rumah
6
Menekan penggunaan bahan-bahan penolong saat terjadi kenaikan
E. ASPEK YURIDIS
1. Tata Tertib Kerja
ü
Karyawan harus hadir dari pukul 06.00-21.30
ü
Menjaga kebersihan lingkungan tempat kerja
ü
Jujur dan disiplin
ü
Rapi
ü
Menggunakan kelengkapan kerja yang diperlukan
2. Keselamatan Kerja
ü
Pada saat mengolah bahan baku, menggunakan celemek
ü
Menggunakan alas kaki dan alas tangan/sarung tangan pada saat mengolah
bahan
ü
Menggunakan masker untuk menutup hidung agar tidak terkena asap saat
memasak dan agar tidak terkena debu saat bersih-bersih.
F. ASPEK KEUANGAN
1. Sumber Modal
Modal Sendiri Rp 35.000.000,00
2. Investasi
·
Peralatan
-
Meja kursi Rp 1.000.000,00
-
Alat makan & masak Rp 1.500.000,00
-
Gerobak Rp 2.500.000,00
-
Bok pendingin kecil Rp 1.000.000,00
-
Kompor Gas & Tabung Rp 1.000.000,00
Jumlah Peralatan Rp 7.000.000,00
·
Tempat (Menyewa 5 tahun) Rp. 20.000.000,00
Total Investasi Rp 27.000.000,00
Kas
Sisa Rp
8.000.000,00
3. Biaya-Biaya Pendukung yang Dikeluarkan Selama 1 Bulan
a.
Biaya Tenaga Kerja
2 orang : Rp 600.000,00 & Rp
700.000,00 Rp
1.300.000,00
b.
Biaya Lain-lain
Biaya
Listrik dan Air : Rp 225.000,00
Transportasi : Rp 100.000,00
Biaya
Penyusutan : Rp 65.000,00
Perlengkapan : Rp 50.000,00
Biaya
Lain-lain : Rp 77.000,00
Jumlah
Biaya Lain-lain Rp
517.000,00
4.
Perhitungan Rugi/ Laba
Rencana Pendapatan
1 bulan :
Produk
|
Harga Satuan
|
Penjualan
|
Jumlah
Penjualan
|
Burger Ice
Cream
|
Rp 5.000,00
|
600 buah
|
Rp
3.000.000,00
|
Purple Ice Cream
|
Rp 5.000,00
|
500 buah
|
Rp 3.000.000,00
|
Total
|
Rp 6.000.000,00
|
Penjualan/pendapatan Rp
6.000.000,00
HPP :
BBB : Rp 1.845.000,00
BBP : Rp 529.000,00
BTK : Rp 1.300.000,00
BOP : Rp 517.000,00
Jumlah HPP per bulan Rp
4.191.000,00
Rencana Laba per bulan Rp1.809.000,00
5.
Analisis Break Event Point
a.
BBB Rp
1.845.000,00
b.
BBP Rp
529.000,00
c.
BTK Rp
1.300.000,00
d.
BOP Rp 517.000,00
Rp 4.191.000,00
BEP =
|
Jumlah Biaya x Porsi
|
Harga Jual
|
|
BEP =
|
4.191.000x1
|
10.000
|
= 419,1 à 419 porsi untuk 2 jenis makanan
Kesimpulan BEP : agar usaha produksi The Health Purple
tidak mengalami gulung tikar/kerugian paling tidak penjualannya harus mencapai
BEP 390 porsi.
Rekapitulasi
dana yang dibutuhkan :
1.
Jumlah modal investasi Rp
27.000.000,00
2.
Jumlah kebutuhan bahan baku Rp 970.000,00
3.
Jumlah kebutuhan bahan penolong Rp 529.000,00
4.
Jumlah kebutuhan tenaga kerja Rp 1.300.000,00
5.
Jumlah kebutuhan lain-lain Rp 517.000,00
Jumlah kebutuhan modal seluruhnya Rp 30.816.000,00
ARUS KAS (CASH
FLOW)
Keterangan
|
Bulan I
|
Bulan II
|
a. Penerimaan
|
||
Kas Awal
|
8.000.000
|
9.809.000
|
Penjualan
|
6.000.000
|
6.000.000
|
Jumlah Penerimaan (A)
|
14.000.000
|
15.809.000
|
b. Pengeluaran
|
||
Biaya Bahan Baku
|
1.845.000
|
1.845.000
|
Biaya Bahan Penolong
|
529.000
|
529.000
|
Biaya Tenaga Kerja
|
1.300.000
|
1.300.000
|
Biaya Listrik dan Air
|
225.000
|
225.000
|
Biaya Transportasi
|
100.000
|
150.000
|
Biaya Perlengkapan
|
50.000
|
50.000
|
Biaya Penyusutan
|
65.000
|
65.000
|
Biaya
Lain-lain
|
77.000
|
75.000
|
Jumlah Pengeluaran (B)
|
4.191.000
|
4.239.000
|
Kas Akhir (A-B)
|
9.809.000
|
11.570.000
|
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
a.
Usaha ini adalah suatu usaha yang bergerak dibidang perdagangan (kuliner)
yang merupakan inovasi baru di dunia kuliner Indonesia
b.
Dalam pembuatan proposal ini terkandung 6 Aspek yaitu Aspek Produk,
Aspek Pemasaran, Aspek Teknis, Aspek Organisasi dan Manajemen, Aspek Yuridis,
dan Aspek Keuangan.
c.
Dalam setiap aspek berisi hal-hal yang harus diperhatikan dalam
pelaksanaan kegiatan usaha.
d.
Untuk mendirikan suatu usaha perlu persiapan yang matang serta managemen
yang baik.
e.
Proposal ini sebagai tolak ukur
dalam pelaksanaan kegiatan usaha tersebut.
B.
Saran
a. Diharapkan pemerintah daerah
lebih memperhatikan usaha kecil yang dilakukan dengan tujuan untuk menambah
jumlah wirausaha.
b. Diharapkan masyarakat luas tahu
bagaimana membuat atau membangaun usaha dengan cara yang baik dan benar
sehingga keuntungan dapat dicapai.
c. Diharapkan dengan adanya usaha
ini dapat menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran.
d. Diharapkan dengan usaha ini pula,
akan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk mendirikan usaha.
e.
Sebaiknya dalam merencanakan suatu usaha perlu dibuat proposal agar kita
dapat mengetahui sejauh mana kemampuan kita dalam bidang usaha tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
ü
www.kompas.com
ü
Modul kewirausahaan kelas
XII semester ganjil tahun 2013/2014 tentang proposal
ü
Kurniawati,
Abita. 2011.Proposal Usaha Kecil “Keripik
Pisang”.Wonosari.

Artikel ini sangat bermanfaat.
ReplyDeleteSambil baca artikel ini, Aku numpang promosi deh !
Agen Bola, Bandar Bola Online, Situs Taruhan Bola, 7meter