Friday, June 7, 2013

Proposal Usaha


BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
        Kebutuhan yang semakin meningkat akan membuat kita bekerja keras untuk mem
enuhi kebutuhan hidup. Maka dari itu dengan keinginan yang kuat dan harapan yang besar untuk dapat belajar mengelola usaha sendiri dan juga keinginan untuk dapat hidup mandiri, pemilik usaha memilih membuka industri dengan produk sale pisang.  Pada dasarnya berbagai makanan telah menjadi pilihan sebagai makanan ringan, mulai dari produk hasil olahan umbi-umbian sampai dengan buah-buahan.
        Usaha produksi makanan ringan sangat menguntungkan, karena laba yang diperoleh cukup tinggi, selain itu makanan ringan juga banyak dibutuhkan oleh masyarakat karena sebagian besar masyarakat suka melakukan suatu pekerjaan sambil memakan makanan ringan.

B.      Perumusan Visi Usaha
1.        Sebagai produsen sale pisang yang sukses, maju dan mempunyai prestasi dalam bidang memproduksi kebutuhan masyarakat.
2.        Mendapatkan laba(keuntungan) dari setiap penjualan hasil produksi dan mempunyai banyak pelanggan tetap
3.        Selalu menciptakan inovasi untuk menarik perhatian pelanggan.

C.      Perumusan Misi Usaha
1.        Menjadi produsen makanan ringan yang maju dan sukses
2.        Dapat memuaskan pelanggan dengan produk yang berkualitas
3.        Mendapatkan keuntungan dari produk yang dijual

D.      Tujuan Usaha
1.        Menyediakan kebutuhan berupa makanan ringan bagi masyarakat
2.        Mendapatkan keuntungan
3.        Melatih keterampilan berwirausaha

E.      Deskripsi Usaha
        Usaha produksi sale pisang ini didirikan untuk memperoleh penghasilan dari keuntungan penjualan, selain itu dengan adanya sale pisang akan membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat akan makanan ringan.


BAB II
PEMBAHASAN

A.      ASPEK PRODUK
1.        Jenis Barang
               Jenis barang yang diproduksi adalah makanan.
2.        Volume Produk Yang Akan Dibuat
        Dalam usaha ini kami berharap dapat memproduksi sebanyak 100 bungkus dalam 1 (satu) hari produksi.
3.        Pelaksanaan Kegiatan Produksi
        Kegiatan produksi dilaksanakan setiap hari.  Prusahaan ini mulai beroperasi dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB dan libur pada hari minggu.
4.        Jumlah Tenaga Kerja
        Jumlah tenaga kerja adalah sebanyak 4 orang. Tiga orang untuk bagian produksi dan 1 orang untuk bagian kasir.
5.        Rencana Perluasan Usaha
        Rencana perluasan usaha yaitu dengan cara mendirikan tempat produksi sejenis di berbagai tempat yang strategis. Selain itu, akan menambah volume produksi.

B.      ASPEK PEMASARAN
Aspek pemasaran meliputi :
1.        Target konsumen
        Target konsumen pada perusahaan ini adalah masyarakat sekitar dan wisatawan
2.        Ukuran dan trend pasar
        Ukuran dan trend pasar disesuaikan dengan standar kebutuhan masyarakat dan trend yang sedang terjadi.
3.        Situasi persaingan
        Pesaing industri ini cukup banyak dan jenisnya juga beragam, tetapi masing-masing industri memiliki cara sendiri-sendiri untuk mengembangkan dan mempertahankan usahanya.
4.        Strategi pasar
        Strategi yang digunakan adalah dengan meningkatkan palayanan dan kualitas serta melakukan inovasi terhadap produk yang kami produksi untuk membedakan produk kami dengan produk lain.
5.        Penetapan harga
        Harga ditentukan berdasarkan biaya produksi serta keadaan pasar sehingga kemungkinan laba cukup besar.



C.      ASPEK DISTRIBUSI
Distribusi dilakukan secara langsung. Konsumen dapat memperoleh produk dengan mendatangi tempat produksi atau melalui pemesanan dengan menghubungi nomor telepon yang tersedia.

D.      ASPEK TEKNIS
1.        Rencana Suplay
Suplay yang dilakukan adalah sistem supplay langsung yaitu barang-barang didistribusi langsung oleh para petani atau dengan membelinya dipasar.
2.        Kebutuhan Fasilitas dan Peralatan
§   Nota
§   Alat penggorengan
§   Kompor
§   Baskom
§   Alat pemotong pisang
§   Etalase
§   Meja dan kursi kasir

E.      ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN
1.     Tim Manajemen
Usaha industri ini ditangani sendiri oleh pemilik usaha yang beranggotakan 4 orang.
2.     Masalah Yang Potensial
Masalah potensial yang muncul adalah harga barang yang berubah-ubah sehingga dapat mempengaruhi dalam penentuan harga jual.
3.     Resiko dan Hambatan
§  Naik turunnya harga barang
§  Terlambatnya suplay barang
§  Banyaknya pesaing dengan usaha yang sama
4.    Tindakan Alternatif
§  Naik turunnya harga barang dapat diatasi dengan mengurangi banyaknya produk yang dijual dalam satu kemasan.
§  Memberikan pelayanan prima terhadap pelanggan

F.       ASPEK YURIDIS
        Usaha ini belum memiliki surat-surat izin usaha sesuai dengan peraturan yang berlaku.



No comments:

Post a Comment

PERSPEKTIF PANCASILA DALAM KAJIAN DINAMIKA POLITIK DI INDONESIA

PERSPEKTIF PANCASILA DALAM KAJIAN DINAMIKA POLITIK DI INDONESIA Oleh : Salvika Janti Lestari [*] ) Perspektif Pancasil...